Geliat Lamsel

TUNTUT PEMBEBASAN LAHAN, RIBUAN PERUNJUK RASA SAMBANGI GEDUNG DEWAN

Lampung Selatan,LM – Ribuan warga penghuni Register 1 Waypisang, Kabupaten Lampung Selatan berunjukrasa menuntut pembebasan lahan dan pencabutan hak guna lahan (HGU) PT Penyelamat Alam Nusantara (PAN) yang menduduki ratusan hektare kawasan hutan lindung di wilayah itu. Kalianda, Rabu (7/10/15)

Muhlisin, Kordinator unjuk rasa dari Forum Way Pisang, mengatakan Ribuan massa dari 10 desa ini meminta perusahaan penggemukan sapi tersebut keluar dari kawasan register karena dianggap sebagai bentuk ketidakadilan terhadap mereka, sebab selama ini masyarakat tidak diberikan izin untuk mendiami kawasan.

Beroperasinya PT PAN menempati kawasan hutan mengantongi izin dari  Menteri Kehutanan semasa Zulkifli Hasan yang sekarang Ketua MPR-RI, sedangkan Direktur Utama PT PAN adalah Irfan Nuranda Jafar Mantan Bupati Lampung Timur yang ternyata Wakil Ketua DPD PAN Lampung. “Ketiga beliau (Zulkifli Hasan-red) nyalon kan sudah tahu kalau disini sudah jadi desa tetapi masih dianggap hutan,” kata dia.

BACA JUGA:  Pesan Gubernur Ridho, Jaga Kemanunggalan Pemprov dengan Rakyat

Muhlisin juga menjelaskan, dulu Direktur Utama PT PAN Irfan Nuranda Jafar pernah mengumpulkan aparat desa dan akan melakukan sosialisasi tapi tidak jadi karena takut ditolak mentah-mentah oleh masyarakat.

Ia menambahkan, unjuk rasa itu meminta dukungan wakil rakyat untuk memperjuangkan agar lahan yang mereka bisa menjadi hak milik bersertifikat, karena hasil pertemuan di DPR-RI Tahun 2012, sesuai SKB 4 menteri, bahwa kawasan yang sudah didiami dan digarap paling tidak 20 tahun bisa diusulkan menjadi hak milik.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Ketua TP PKK Lampung Selatan Hadiri Pengajian Masyarakat di Kecamatan Tanjung Bintang

Sementara itu, perwakilan pengunjuk rasa dari 10 desa diterima oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD Lampung Selatan dan menjanjikan akan ikut membela masyarakat dan mendorong pencabutan hak guna PT PAN.

Fraksi dari Partai Demokrat Jenggis Khan Haikal mengatakan, DPRD akan ikut memperjuangkan tuntutan para pendemo dan akan membahas langsung secara langsung dengan perusahaan serta instansi terkait. “Saya tegaskan untuk mendukung dan akan memperjuangkan aspirasi ini dengan menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak terkait seperti, Dinas kehutanan dan pihak BPN,” tegasnya.

Sementara itu masyarakat desa yang ikut berunjuk rasa yakni dari Desa Lebungnala, Kemukus, Sripendowo, Pematangpasir, Sidoasih, Tamansari, Karangsari, Gandri, Sumbersari, Langkat dan Margajasa dari Kecamatan Ketapang, Sragi dan Penengahan.

BACA JUGA:  Nanang Tabuh Genderang Perang terhadap COVID – 19 Corona

Massa berdatangan menggunakan puluhan kendaraan truk yang kemudian berkumpul di lapangan Pemda Lampung Selatan dengan pengamanan dari kepolisian. Namun unjuk rasa berlangsung tertib dan massa membubarkan diri setelah dimediasi oleh para wakil rakyat dan berjanji akan membantu memenuhi tuntutan masyarakat.(zul)

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top