Geliat Tanggamus

Traffic Warning di Gisting Rusak, Dishub: Itu Tanggung Jawab Provinsi

Tanggamus www.lampungmediaonline.com – Ulah tangan jahil yang merusak aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus masih kerap terjadi. Salah satunya yang selalu menjadi sasaran adalah rambu lalu lintas. Seperti yang ada di Jalan Break Mayer Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting. Traffic warning ini sudah tidak berfungsi lantaran fotocell yang memiliki fungsi sebagai baterai hilang.
“Iya, hilang dicuri. Traffic warning itu kan tenaga surya. Fotocell yang fungsinya sebagai baterai hilang, jadi accu tidak bisa ngecas,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tanggamus, Rizal Pahlevi.
Rizal menjelaskan, traffic warning tersebut merupakan bantuan dari Dishub Provinsi Lampung tahun 2016. Diduga, yang mencuri fotocell adalah orang yang mengerti dan paham kegunaannya. “Beradasarkan informasi yang saya terima, fotocell itu digunakan di areal perkebunan yang tidak ada listriknya. Peristiwa itu sudah kita laporkan ke polisi,” ungkapnya.
Disinggung mengenai langkah perbaikan terhadap traffic warning, mantan Sekretaris KPU Tanggamus itu mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Dishub Provinsi Lampung.
“Yang melakukan pengadaan adalah Dishub Provinsi Lampung, maka urusan perbaikan adalah wewenang mereka. Yang jelas kita sudah lapor. Untuk teknisnya seperti apa, kita juga kurang paham. Kalau ada yang jual suku cadang fotocell, tentu yang diganti adalah fotocell-nya. Tapi kalau tidak ada, mau tidak mau harus sepaket dengan tiang berikut lampunya,” jelas Rizal.
Rizal membeberkan, kerusakan tidak hanya pada traffic warning saja, melainkan rambu-rambu lain juga banyak yang sudah rusak. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar merawat dan menjaga rambu dengan baik.
 “Contohnya delineator yang stiker merah pemantul cahaya banyak hilang dilepas orang, belum lagi rambu-rabu lalu lintas yang penyok dan roboh karena ditabrak mobil. Nah, untuk itulah masyarakat harus menjaga aset negara. Itu penting untuk keselamatan para pengguna jalan,” jelasnya.
Untuk tahun ini, pihak Dishub belum dapat memastikan apakah ada pengadaan rambu atau tidak. “Pengadaan rambu ada mekanismenya. Biasanya diawali dari survei lapangan untuk penentuan titik-titik rawan. Setelah data dikumpulkan, lalu dimasukkan ke dalam rencana kerja anggaran,” pungkasnya. (man)
BACA JUGA:  Istri Bambang Kurniawan Minta Dukungan

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top