Lampung Timur, www.lampubgmediaonline.com Bupati Lampung timur ( lamtim) Dawam Rahardjo “Sentil” Sekretaris daerah (Sekda) dan beberapa OPD saat menjadi pembina Apel Mingguan Rutin di lingkup Pemda setempat.senen (03/10/22).
Hal tersebut berkaitan dengan ketidakhadiran beberapa kepala dinas dan hasil survei dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pemerintahan kabupaten Lamtim ini dalam rangka pengawasan menjadi tanggung jawab seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah_red) untuk melakukan pengawasan secara berjenjang pada kegiatan satuan kerja yang kita pimpin,”ungkap Bupati
“Saya meminta kepada OPD untuk memetakan,mengendifikasi resiko kejadian yang diperkirakan menghalangi tujuan organisasi yang telah direncanakan menyangkut kegiatan – kegiatan yang mendukung kegiatan utama”,ujar Dawam Rahardjo.
Selanjutnya Dawam Rahardjo menyampaikan kunjungan tim Satgas KPK_RI ke Lamim beberapa hari yang lalu.
“tim Satgas KPK -RI telah melaksanakan pembinaan,monitoring dan Evaluasi terhadap penyelengaraan pemda Lam-tim dibidang pelayanan publik yang memberikan informasi pencapaian kinerja progaram pencegahan korupsi terintergrasi yang merupakan program rutin dari tim ini diseluruh Indonesia meliputi 8 area intervensi yaitu : perencanaan dan penganggaran APBD,pengadaan barang dan jasa,pelayanan perizinan,kapibililitas aktif oleh Inspektorat, manajemen ASN,tata kelola Dana Desa,optimalisasi pendapatan daerah lalu manjemen aset dan keuangan daerah”,jelasnya
Dawam Rahadjo menyampaikan ada 2 pejabat yang menyampaikan LHKPN terlambat sehingga tak mencapai 100 persen,untuk itu dia meminta agar tahun ini LHKPN harus selesai paling lambat bulan Januari 2023.
“Saya minta kepada pak Sekda sebagai ketua kelas,saya minta buat pernyataan bersama apa bila tak bisa melaksanakan maka Tukin (tunjangan kinerja) ditahan,tolong buat semua,jangan ada rasa ketakutan sehingga nilai kita tidak bagus antara 77 dan 56 inikan jomplang. Contohnya dicapil dan perizinan semua program gratis tapi masih ada yang bayar,karena saya dengar masih ada staf Capil yang bawa berkas ke rumah masing – masing”,tegas Dawam sambil mencari kadis Capil yang tak hadir.
“Saya minta Sekda panggil kepala dinas yang tak hadir,itu gunanya ketua kelas, bertubuh kecil itu seharusnya lincah, semua harus diminez,jangan beres menerima laporan saja,ini harus kita benahi, kenapa saya sanpaikan karena saya juga pernah jadi kepala dinas dan kepala badan,jadi mari kita tegakkan pelayanan khususnya dalam menangani 8 area perubahan”.tegasnya.
lebih lanjut orang nomer satu di Lam-tim tersebut juga menyampaikan berkaitan dengan survey intergritas SPI yang melibatkan responden dari internal penyelenggara pelayanan publik yang melekat pada personil OPD penyelenggara pemerintah Lam-tim dan melibatkan masyarakat umum (eksternal) yang menerima pelayanan secara random di tahun 2021 baru mendapat angka penilaian dari tim KPK sebesar 52 persen
“karena nilai ini seolah – olah Lamtim paling rawan dan paling rendah, karena itu saya nggak mau denger lagi,standar nasional 72 berarti harus 21persen lagi kalau mau di atas standar nasional, harus siap dan bisa,bila tidak berhenti saja dari Inspektur dan semua OPD dan ASN juga harus siap”,tutupnya.(AF)
Travel Lampung Jakarta, Diantar sampai Rumah Ongkos Murah Layanan Prima
Travel Jakarta Lampung PP Dapat Free Snack dan 1 Kali Makan
Travel Lampung Depok via Tol Tiap Berangkat Pagi dan Malam
Harga Travel Bekasi Lampung Antar Jemput Murah sampai Rumah
Travel Palembang Lampung Lewat Tol Hemat Cepat sampai Alamat













