Geliat Tuba bar

Sekdakab Tuding Kepala BKD Tidak Profesional

Tulang Bawang Barat, www.lampungmediaonline.com – Terkait carut marutnya sejumlah pejabat eselon IV setelah usai dilantik oleh PJ Bupati Tulangbawang barat (Tubaba) Drs.Adeham,M.pd waktu lalu, Sekretaris Daerah Kabupaten (sekdakab) Tubaba Herwan Sahri menuding Kepala BKD Bustam Effendi beserta jajaran lalai dan tidak profesional dalam menyusun penetapan pejabat Eselon IV dilingkup Pemda Tubaba tersebut.
Dikatakan Herwan Sahri terkait pelantiakan sejumah 377 orang pejabat ekselon lV yang sudah dilantik pada (3/1) di aula Pemda Tubaba, seharusnya petikan nama pejabat Eselon II, III dan IV sudah dipersiapkan dan paling lambat 3 (tiga) hari harus sudah diterima oleh para pejabat yang dilantik, sehingga tidak membingungkan semua orang.
“Sebenarnya prosesnya sederhana saja, dan mestinya ada semua hingga tidak menyebabkan konflik semacam ini, karena petikan itu sudah dipersiapkan, saya udah tanda tangan dan mestinya langsung dibagikan kepada semua yang dilantik dan sesuai dengan absen, tapi ini kok aneh memang udah lambat prosesnya terus abensinya hilang juga, kanwajar semua heran, jadi wajar saja kalau pejabat yang dilantik pada kebingungan, karena mekanismenya udah gak bener.” Cetus Herwan sahri saat dikonfirmasi Lampung Mediaa diruang kerjanya. Selasa (10/1) kemarin
Herwan Sahri pun sangat menyayangkan kinerja Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat Bustam Effendi yang telah lambat memberikan petikan nama nama Pejabat Eselon IV, dirinya menilai pihak BKD tidak profesional dalam bekerja. Akan tetapi Herwan Sahri mengakui petikan nama pejabat Eselon IV memang sudah di tanda tangani berdasarkan posisi jabatan masing-masing dan para pejabat Eselon IV sudah dapat mengambilnya di BKD Tubaba karena memang sudah disiapkan.
“Silahkan para pejabat Eselon IV ambil petikannya di BKD karena memang sudah saya tanda tangani, jadi wajar kalau semua orang berpikir ada permainan karena itu murni kesalahan BKD Tubaba yang lambat menyampaikannya kepada pejabat yang dilantik. “tuding herwan Sahri.
Disisi lain Bustam Effendi kepala BKD Tubaba justru terkesan lempar batu sembunyi tangan dengan menyalahkan para pejabat Eselon IV yang telah membuat heboh dimedia, pihaknya justru menuding para pejabat Eselon IV yang tidak mengerti dan tidak paham dengan proses yang sedang dilakukan oleh pihak BKD.
“Mereka itu yang merasa para pejabat Eselon IV, harus datang kesini temui saya untuk mengetahui posisi jabatannya karena dari dulu memang begitu prosesnya, minute pejabat Eselon IV itu bukan acuan karena yang akan dibagikan dan diterima oleh mereka adalah petikan, yang isinya nama satu persatu, itu pun setelah ditandatangani oleh Sekda Tubaba, jadi nanti yang kita cetak petikannya banyak sesuai jumlah pejabat nya.” ucap Bustam Effendi saat dikonfirmasi diruang kerja nya.
Diberitakan sebelumnya Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Yantoni, menuding Baperjakat Kabupaten Tubaba tidak solid dan terkesan asal-asalan dalam mutasi sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV dilingkup pemerintah Kabupaten setempat yang telah dikukuhkan oleh Penjabat (PJ) Bupati Drs.Adeham, M.pd pada (3/1) kemarin hingga saat ini masih membuat sejumlah pejabat eselon lV masih kebingunagan
Pasalnya, perpindahan posisi pada pejabat eselon II, III dan IV itu justru seakan menimbulkan masalah baru dikalangan pejabat Tubaba hingga menimbulkan sejumlah pentanyaan dibeberapa kalangan. Terutama terkait 377 nama Pejabat Eselon IV yang turut dikukuhkan tersebut belum diketahui secara jelas tugas dan posisinya jabatannya.
“Sudah jelas mereka (pejabat eselon IV) banyak kebingungan terkait tugas dan posisinya, karena perpindahan (mutasi) pejabat kemarin terkesan mendadak. Seharusnya Sekretaris daerah kabupaten (sekdakab) Tubaba Herwan sahri dapat mengambil kebijakan terkait kekisruhan ini, dan dia tidak bisa semmena-mena melempar bola ke BKD, karena Sekda itu sebagai jabatan tertinggi Pegawai Negri Sipil (PNS) dikabupaten. “Kata Yantoni, Wakil ketua I DPRD Tubaba saat dihubungi wartawan Lampung Media.
Menurut Yantoni, pemerintah Tubaba tidak mempertimbangkan kebutuhan struktur pejabat dalam menjalankan roda kepemerintahan dikabupaten Tubaba sebelum menjalankan mutasi tersebut. “Harusnya, sebelum perpindahan itu dilakukan, mereka (sekda) sudah tahu mana saja yang dibutuhkan, berapa jumlahnya dan sekaligus sudah disusun dalam penempatan pejabat-pejabat tersebut sesuai dengan tugas dan keahlian mereka masing-masing. “Jelasnya.
Untuk itu, dalam melihat kekisruhan ini, Yantoni menuding Pemerintah daerah Tubaba tidak profesional dan terkesan kurang solid dalam menempatkan sejumlah pejabat terutama eselon IV dalam mutasi yang dilakukan beberapa hari lalu. “Saya harapkan pemerintah daerah dapat bekerja lebih profesional dalam menjalankan roda kepemerintahan dikabupaten Tubaba. Dan terkait hal ini kami sebagai dewan akan secepatnya membahas dan akan meminta keterangan lebih rinci kepada pihak-pihak yang terkait. “Tegas Yantoni. (Idahar)
BACA JUGA:  Hadiri Operasi Pasar Di Tubaba,Bachtiar Tekankan ASN Netral Berpolitik

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top