Geliat Lampura

Puluhan Pegawai PU Lampura Mogok Kerja Dan Segel Kantor

Lampung Utara, www.lampungmediaonline.com – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang kabupaten Lampung Utara lakukan mogok kerja dengan penyegelan kantor, Adapun penyebabnya di karenakan belum terbayarnya gaji tenaga honorer serta honor kegiatan, dan para staf pegawai, Senin (11/12).

Para Pegawai melakukan penyegelan pintu utama dan pintu belakang kantor dengan menggunakan rantai besi dengan di gembok.

Salah satu staf  PU Alian Arsil mengatakan, aksi penutupan kantor itu sengaja dilakukan karena kecewa karena telah 7 bulan mereka melaksanakan tugas sebagai ASN dalam kegiatan-kegiatan yang digelar belum menerima gaji, begitu juga dengan tunjangan Beban Kerja (BK) mereka.

“Seluruh ASN dinas pekerjaan umum dipastikan akan ngantor di rumah masing-masing. PPK, PPTK, Pengawas dan perencanaan berikut tim PHO akan libur panjang, sebelum dana perencanaan, dana honor, seperti SPPD, beban kerja dan yang menyangkut hak-hak kami pegawai dinas PU dan tata ruang terpenuhi,”kata Alian Arsil.

BACA JUGA:  APBD-P Lampura Segera Dibahas

Lebih lanjut, sebagai ASN yang bertugas di Dinas PU telah melaksanakan tugas-tugasnya, namun hak atas honor kegiatan tersebut tidak terbayarkan.

Senada diungkapkan Indri, salah satu pegawai honor. Menurutnya, gaji dia dan rekan-rekan honorer yang berjumlah sekitar 200 orang, belum dibayar selama 7 bulan.”Bulan 11-12 tahun 2016 gaji kami tidak dibayar, dan sekarang sudah 7 bulan belum dibayar,”Kalau untuk besarannya Rp 200 per bulan bagi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sedangkan honorer dengan SK Bupati besarnnya Rp 250 ribu perbulan.

BACA JUGA:  Bupati Tinjau Ruas Jalan Simpang Propau-Tata Karya

Kadis PU Lampura, Sahbudin yang tiba dikantornya bersama anggota polisi langsung membuka gembok dan rantai besi di pintu utama.

Syahbudin mengatakan, jika dirinya akan mempelajari lebih dalam mengenai tujuan dari aksi tersebut.”Saya pelajari tujuannya apa ini sebenarnya,”kata Sahbudin.

Menurutnya, jika aksi itu terjadi karena didasari belum terbayarnya gaji serta honor kegiatan, dia mempersilahkan untuk bertanya ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA). Karena, lanjut Syahbudin, semua tentang anggaran di Dinas PU sudah pihaknya ajukan ke BPKA.

“Kalau soal honor jangan tanya saya, tanyakan ke BPKA, sudah diajukan semua, silahkan tanyakan saja kesitu (BPKA,red),”jelasnya.

BACA JUGA:  Sedang Berpesta Sabu, Dua PNS Lampura Ditangkap Polisi

Dijelaskannya, pengajuan Anggaran sudah dilakukan sejak Mei 2017 lalu. Dan mengenai keterlambatan pencairan, dia tidak mengetahuinya, karena pihaknya tidak melakukan pengelolaan keuangan.”Sekali lagi akan saya pelajari. Dan akan saya laporkan ke penegak hukum jika melanggar. Motivasinya apa saya belum tahu,”tutup Sahbudin.(Khoiril)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top