Muara Nisfu Sya’ban
Malam pengampunan jatuh ketika mega merah berteduh pada 15 sya’ban
Doa adalah air mata setiap umat usai merenangi telaga dosa: aku kepada ibu , aku kepada guru, muda kepada tua, seluruh kepada yang Maha Utuh, dan aku kepada keakuanku.
Di muara Nisfu sya’ban Yasin berbicara mengamini iman jalan hidup yang akan dirajut selanjutnya.
Setiap hati meringankan beban kesalahan, segala bebal di kepala bukan lagi polusi di kota2.
Tangan seperti sepasang kasih saling rindu, memeluk erat sesama keluarga dan semua manusia.
Mata Pena,2020.
Merayakan Bakal Ajal
Setiap tanggal lahir
Kau mengucapkan sayonara kepada dunia
Meniup sebatang lilin yang merupakan tubuh sendiri,
Memotong dan menyantap kenangan
Dari sepotong kue dengan bermacam warna
Kehidupan sebelumnya.
Sanak keluarga maupun teman
Baik dari hati atau bukan. Telah mengisyaratkan
Kematian engkau “selamat ulang tahun maut!
Semoga kau berkah umur”. Malah kau balas kebahagiaan.
Pernahkah tergenang dalam kepalamu:
Ketakwaan pada tuhan yang terkadang larut
Saat kita di kecam kenyamanan,
Keharibaan tercinta kau tinggal di sekujur tanggal,
Atau air mata yang enggan jatuh di kaki ibumu.
Sungguh kau terlena adat barat
Meniup api yang entah
Apakah kelak bakal membakarmu?
Mata Pena,2020M.
Sajak Kepada Adelia
Salam kepadamu Adelia
Mahajana dalam puisi
Semoga alun nafasmu sejahtera
Setelah warta derita melumurimu
Menjelma tinta dan air mata.
Hari ini kukatakan pada dunia
Bahwa mencintaimu adalah sebuah perkara
Maka dari itu aku sebagai Musa
Akan membelah lautan air matamu
Menenggelamkan serdadu luka yang kau simpan
Sebagai kemunafikan masa silam.
Seiring jam pasir berdesir
Harummu senantiasa rekah tercium
Kendati beribu bunga bermekaran di mata ini.
Menulis, merabamu di setiap madah yang kutadah
Sampai menjelma temaram
Yang menyinari simpang hayatmu.
Di sini saban hari kupeluk puisi dan namamu
Memintal waktu dengan sengaja hingga bertahta.
Mata Pena 2020.
Kesaksian Tanah Air
Kesaksian tanah air sekarang kuhidu sebagai petaka
Dimana puisi tak lagi bertulis sajak kisahan.
Kesaksian tanah air adalah petani
Yang di asingkan oleh tanahnya sendiri.
Luka dari panah sumpah serapah,
Jerit janji-janji hipokrit, serta
Sasaran akal yang menurut mereka esensial.
Semua! Bagian dari mata acara kekosongan.
Inilah kesaksian tanah air,
Kaum gelandangan disalahkan atas wajah kusamnya
Sedang, korupsi dengan ngeri mengiris negeri
Di atas meja dan bekerja sangat rahasia.
Kesaksian tanah air merupakan air mata
Yang kutadah sebagai berita duka,
Lebih pasnya:
Korban visi-misi televisi.
MataPena, 070420.
Doa dan media air mata
Di kota mati, seluruh air mata bermunajat luruh.
Meratapi nasib cina yang menjejaki tanah Natuna.
Seperti rinduku pada kekasih:
Di jalanan aku kembali berangan
Bersama ribuan orang menjajakan senyuman.
Juga seperti ikhlas hati ibu:
Aku ingin iman kembali pada rumah ibadah,
Yang sering termenung di ruang tamu
Dan menangis sambil minum secangkir kopi.
Ketakutan merupakan tubuhku
Di bulan suci yang singgah di halaman.
Lebih ngeri lagi, tak boleh satu pun orang berjamaah
Atas ibadah yang tumbuh satu dalam acara tahunan Tuhan.
Diceruk hati, amin terus tersusun,
Merindukan keharibaan nabi selaku perantara
Lahirnya surga.
Mata adalah mata air menggenang
Bersama doa yang berterbangan di kening sajadah.
Sebagai Maha kekasih angin:
Mata Pena,2020.
Puisi Adalah Engkau
Puisi tidak mati Adelia,
Ia akan bangkit ketika
Penyair terluka. Juga tidak
Pula istimewa, ia hanya tumpukan kata
Dari belati yang kau goreskan.
Jika belum mengerti! Tanamlah
Puisiku di dadamu,
Ia seperti dongeng anak-anak:
Menggambarkan cantikmu
Melelapkan hatiku.
Cukup kau percaya Adelia
Puisi merupakan kanuragan di tubuhmu.
Setiap kau jejaki mata ini,
Terasa seluruh nadi terhenti.
Dan seutuhnya, puisi
Adalah engkau: maha estetika.
Mata Pena,2020M.
Puisi
Diksi terpilih adalah kesedihan
Para penyair yang di hiasan sebagai
Nama paling estetika.
2019 M.
*Gusfahri (Gusti Fahriansyah),Torbang Batuan Sumenep yang bermigrasi ke Pp.Annuqayah dan mengeram di MajlisSastra Mata Pena serta Sanggar Gemilang, SMAAnnuqayah, dan Komunitas Menulis Bekasi. Tulisannya pernah di muat diKawaca,Takanta,apajake, radar Madura,puisipedia, dan lain lain. Bisa dikunjungi di Fihimafihi (fb), bo_gusti_fr(ig).
gustifahriansyah501@gmail.com
Best cum in wife sex videos on Pornlux.com !
Travel Lampung Jakarta, Diantar sampai Rumah Ongkos Murah Layanan Prima
Travel Jakarta Lampung PP Dapat Free Snack dan 1 Kali Makan
Travel Lampung Depok via Tol Tiap Berangkat Pagi dan Malam
Harga Travel Bekasi Lampung Antar Jemput Murah sampai Rumah
Travel Palembang Lampung Lewat Tol Hemat Cepat sampai Alamat













