Geliat Tuba bar

Proyek Biogas Terkesan Asal-asalan, DPC Pospera Bakal Lapor Kejati

Tulang Bawang Barat, www.lampungmediaonline.com – Kasus dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) pada pelaksanaan Proyek Biogas sebanyak 65 titik dengan nilai anggaran sebesar Rp650 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung tahun 2016 milik Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung yang tersebar di Tiyuh Pulungkencana dan Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) nampaknya bakal naik ke Meja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.
Hal ini ditegaskan oleh, Dedi Priyono, SH Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Tubaba bersama dengan Tim Investigasi Pospera setelah melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan (puldata dan pulbaket) terkait kejanggalan-kejanggalan pada pelaksanaan Proyek Biogas itu.
“Jadi, kita sudah melakukan kroscek ke lapangan, dan telah menghimpun informasi mengenai kejanggalan-kejanggalan pada proyek tersebut. Hasil yang diperoleh oleh Tim Investigasi kami, yang mana ditemukan sejumlah kejanggalan yang tentunya diduga kuat telah terjadi pelanggaran hukum,”ucap Dedi saat jumpa pers di Kantor Forum Wartawan Media Harian Tubaba Bersatu (FW-MHTB), Rabu (25/1).
Terkait dugaan pelanggaran hukum seperti yang diutarakannya, cetus Dedi, pihaknya akan menyerahkan persoalan tersebut kepada penegak hukum, dalam hal ini Timnya akan menyampaikannya pada Kejati Lampung.”Kalau dari kacamata Pospera ini jelas ada indikasinya, kita disini tidak men-justice, akan tetapi nanti kita akan lihat proses dan tindakan hukum yang dilakukan oleh Kejati dalam menangani perkara ini,”tegasnya.
Saat ditanya kapan Pospera akan melaporkan persoalan tersebut ke Kejati Lampung, Dedi kembali menegaskan pada pekan depan Timnya akan menuju ke Bandar Lampung.”Akan kita jadwalkan, mudah-mudahan Senin (30/1) sudah disana, supaya perjalanan kita kesana (Kejati) sudah matang, jangan sampai Kejati nanti benyak alasan untuk tidak memproses persoalan ini. Kita hanya meminta agar Pemprov Lampung tidak “Baseng-baseng” membangun di Kabupaten Tubaba, Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini,”utasnya.
Sekedar mengingatkan, sebelumnya, Proyek Biogas sebanyak 65 titik di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) senilai Rp650 juta bersumber dari APBD Provinsi Lampung tahun anggaran 2016 lalu milik Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung terindikasi Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Pasalnya, hingga saat ini masih terdapat 5 (lima) titik proyek yang belum diselesaikan, namun Dinas terkait sudah melakukan Provisional Hand Over (PHO) atau serahterima pekerjaan.
Dikatakan oleh, Supriyanto, Kepala Tukang sekaligus Penyuplai Material pada proyek Biogas untuk 40 titik di Tiyuh Candra Mukti, Tulangbawang Tengah bahwa, masih terdapat 5 titik lagi yang masih dikerjakan.”Sekarang masih dikerjakan karena masih 5 titik lagi yang belum selesai. Kalau yang saya kerjakan perintah Pak Bagiyo (Pemborong) sebanyak 40 titik. Kalau dana material berikut upah tukang semuanya per titik habis sekitar Rp7 juta, makanya nggak selesai tahun 2016 karena dana dari Pak Bagiyo tersendat,”bebernya kepada awak media di Candra Mukti, Senin (23/1).
Ditempat yang sama Cecep, Pengawas Lapangan dari Dinas ESDM Provinsi Lampung mengaku bahwa proyek biogas tersebut merupakan tahun anggaran 2016 lalu yang mana pihaknya telah melakukan PHO, hanya saja dirinya tidak mengetahui jika pekerjaan tersebut belum selesai.”Sudah PHO, tapi kami tidak tau kalau pekerjaannya belum selesai semua, PPTKnya Ibu Maula Dinamansya menjabat sebagai Kasi Energi,”ucapnya.(trs)
BACA JUGA:  Berbagi Kepada Sesama, Baznas Salurkan Dengan Zakat Mal

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top