Opini

Presiden BEM Akfar Cafada kritik keras : Potret Buruk 75 Ribu anak putus sekolah Di lampung

Bandar Lampung, www.lampungmediaonline.com – Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Ia bukan sekadar sektor pelengkap, melainkan penentu arah masa depan. Jika pemerintah terus menggembar-gemborkan visi Indonesia Emas 2045, maka pendidikan seharusnya menjadi prioritas paling mendasar dan tidak bisa ditawar. Tentu ini menjadi hal yang sangat urgent bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi total terkait kebijakan yang tidak memprioritaskan pendidikan terkhusus di provinsi Lampung.

Hari ini Lampung kembali Disoroti bukan karena keindahan wisatanya atau kekayaan kulinernya, melainkan karena persoalan pendidikannya yang sangat memprihatinkan. Di tengah potensi geografis dan sumber daya yang besar, sektor pendidikan justru belum menunjukkan keseriusan dari pemerintah daerah.

Data pada tahun 2024 menunjukkan realitas pahit dengan adanya 75.219 siswa di Lampung yang putus sekolah dari jenjang SD hingga SMA. Angka ini mencerminkan puluhan ribu masa depan yang terancam dan membuktikan bahwa pendidikan belum menjadi fokus utama dalam kebijakan pembangunan daerah.

Ketertinggalan di sektor pendidikan berdampak domino pada masalah lain, seperti kemiskinan, lemahnya daya saing pekerja, dan lesunya ekonomi daerah. Jika tidak ada langkah serius untuk membenahi akses, fasilitas, dan angka putus sekolah, Lampung akan terus terjebak dalam siklus permasalahan yang sama.

Hari ini pemerintah daerah belum menunjukkan keseriusan dalam mengedepankan sektor pendidikan di Lampung. Tingginya angka putus sekolah adalah bukti nyata bahwa masih banyak anak yang belum mendapatkan haknya. Jika pemerintah belum mampu menjamin pendidikan yang layak dan memanusiakan manusia melalui kebijakan yang berpihak, maka kami, BEM AKFAR CEFADA, akan terus bergerak. Pendidikan bukan sekadar janji kampanye, melainkan kewajiban konstitusional yang harus dipenuhi,”

Presiden BEM AKFAR CAFADA, Juniko , menegaskan bahwa tingginya angka putus sekolah adalah bukti pemerintah daerah belum serius memenuhi hak rakyat. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kewajiban konstitusional, bukan sekadar janji politik, dan BEM Akfar Cafada siap terus bergerak jika kebijakan yang memihak rakyat tidak segera diwujudkan.

BEM Akfar Cafada mendesak Dan Menuntut Kepada pemerintah daerah agar pendidikan segera dijadikan prioritas utama. Fokus perbaikan harus mencakup peningkatan taraf hidup guru, pemerataan sarana pendidikan hingga ke pelosok, serta pemberian bantuan khusus bagi keluarga prasejahtera.
Sebagai bentuk komitmen nyata, BEM AKFAR CEFADA tidak hanya menyuarakan kritik, tetapi meberikan beberapa solusi

Perluasan dan penguatan beasiswa daerah berbasis data kemiskinan aktual (sinkron dengan DTKS).

Bantuan perlengkapan sekolah gratis (seragam, buku, transportasi).

Program conditional cash transfer daerah: bantuan tunai dengan syarat anak tetap bersekolah.

Bentuk Satgas Pencegahan Putus Sekolah tingkat kabupaten/kota

Pembangunan dan renovasi sekolah di wilayah pelosok.

Digitalisasi pembelajaran dengan dukungan internet desa.

Insentif khusus guru daerah 3T.

Publikasi realisasi anggaran secara berkala(*)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top