Geliat Metro

Petani Pertanyakan Bantuan Yang Tidak Merata

Ilustrasi / Ist

www.lampungmediaonline.com – Sejumlah petani di Kota Metro mempertanyakan tidak meratanya bantuan benih jagung dari Pemerintah Pusat  yang dialokasikan untuk tanam palawija tahun 2017.  Mereka menilai ada permaianan yang dilakukan Dinas Pertanian setempat, dalam  sistem penyaluran benih dan pupuk organik tersebut.

Bambang (40) salah satu petani Metro Timur, mengatakan kecewa terhadap sistem pendistribusian benih jagung dan bantuan 1 kwintal pupuk organik. Kurang adanya sosialisi dari Balai Penyuluhan Ketahanan Pangan dan Pertanian (BPKP2) setempat.

“ Jadi saya pribadi dan petani yang tidak masuk dalam kelompok sangat kecewa. Sebab tidak mendapatklan jatah bantuan benih tersebut. Yang namanya bantuan dari Pemerintah itu kan, seharusnya bergantian setiap tahun. Masak saat ini hanya itu-itu saja yang mendapatkan bantuan ,”ungkapnya, Selasa (1/8).

BACA JUGA:  Soal THR, Disnaker PM dan Trans Belum Terima Pengaduan

Sementara menanggapi hal tersebut, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Metro,  Lusia Parijem, SP melalui Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP), Wiji, SP membantah bahwa informasi yang disanmpaikan para petani itu tidak benar. Ia mengaku data-data penerima bantuan benih jagung tersebut sudah sesuai CPCL (Calon Penerima Calon Logasi) yang kita usulkan ke Pusat.

BACA JUGA:  Polres Metro Amankan Pencuri Spesialis Sarang Burung Walet

“  Jadi benih jagung yang didistribusikan untuk petani Kota Metro sebanyak  12.270 Ton, dengan luas lahan tanah 818 hektar. Begitu juga dengan bantuan distibusi pupuk organik 1 hektarnya mendapatkan 1 kwintal,”katanya.

Wiji memastikan dalam hal distribusi kita tidak terlibat didalamnya. Hanya mengetahui bantuan tersebut datang dengan menadatangi berita acara serah terima antara perwakilan penerima 55 kelompok dengan CV selaku pihak ketiga dalam menyerahkan bantuan tersebut.

“ Bantuan tersebut gratis  murni dari pemerintah. Untuk prakteknya dilapangan kita tidak begitu paham teknisnya antara ketua kelompok dengan anggota. Saya sudah dengan ada ongkos biaya distibusi, tapi itu antara ketua kelompok dan anggota penerima. Pokoknya dinas pertanian tidak terlibat didalamnya,”pungkasnya. (sandy/rud)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top