Geliat Lambar

Koperindag : Pengolahan Pangan Tidak higinies Timbulkan Keracunan

Lampung Barat, www.lampungmediaonline.com – Pengolahan pangan yang tidak higinies dapat menimbulkan keracunan yang dapat merugikan konsumen, saat ini konsumen produk pengolahan pangan sangat kritis terhadap produk-produk pangan yang di dalam labelnya tidak tercantum MD SPP-IRT, dan juga  syarat untuk masuki pasar modern.
Kepala Dinas Koperasi UKM,Perindustrian dan perdagangan (Koperindag) Lambar Drs.Akmal Abdul Nasir, mengatakan, pengawasan dan pembinaan serius terhadap pelaku usaha rumah tangga khususnya yang memproduksi makanan ringan dan minuman sangat diperlukan hal ini untuk menjaga kelayakan dari makanan yang akan di pasarkan pada konsumen.
Akmal juga berharap, agar pelaku usaha makanan dan minuman untuk mengutamakan kualitas produk yang di hasilkan. “Pengolahan bahan makanan yang tidak higenis akan menimbulkan keracunan, dampaknya luar biasa bagi kelangsungan generasi kita ke depan. Bayangkan saja jika generasi kita nanti merupakan generasi yang sudah terkontaminasi racun yang berasal dari makanan, bisa di pastikan kualitas sumber daya manusia yang ada jauh dari kata sehat”, kata Akmal.
Melihat latar belakang tersebut Dinas Koperindag Lambar bergerak untuk memfasilitasi kemudahan memperoleh SPP-IRT, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk secara rutin memfasilitasi penyuluhan dan sertifikasi pangan kelompok usaha makanan olahan.
Beberapa  usaha rumah tangga baru yang mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Lampung Barat tahun 2017 ini adalah industry makanan ringan dan minuman , hal ini bertujuan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi bagi para pelaku usaha mikro, agar mereka dapat memahami pentingnya kelayakan produksi dan kesehatan produksi makanan dan  minuman.
Selain itu, Sekretaris Koprindag Hipni, pada acara sosialisasi fasilitas pangan industry Rumah Tangga (PIRT) baru-baru ini, “Sesuai dengan SK Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) No. HK 00.05.0.1640 tanggal 30 April 2003 telah di tetapkan pedoman tata cara penyelenggaraan sertifikasi produksi pangan industry rumah tangga (SPP-IRT), dimana setiap perusahaan pengelohan pangan wajib mengetahui dan memahami peraturan Perundang-undangan di Bidang pangan.
“Berdasarkan realitas di lapangan, pengetahuan para pelaku usaha tentang higenitas pengolahan pangan, penggunaan bahan tambahan pangan, serta penggunaan kemasan dan label relative masih rendah”, pungkas Hipni.(trs)
BACA JUGA:  Diduga Sarat KKN, Puluhan Pemuda Demo BPBD

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top