Geliat Lampura

Kesaksian Ibu,Atas Kebejatan Ayah Yang Tega Cabuli Anak Kandungnya Yang Masih Balita

Lampung Utara,www.lampungmediaonline.com-Ibu korban pencabulan anak di bawah umur oleh ayah kandungnya IT (40) pelaku di Dusun Sukamaju, Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara, menyerahkan sepenuhnya proses hukuman yang setimpal kepada pihak penegak hukum.

Mengenai tindakan hukum kepada sang ayah bejat yang telah diamankan polisi di Mapolres Lampung Utara sang ibu korban menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum untuk memperoses kelakuan bejat sang ayah tersebut.

“Kalau saya menyerahkan sepenuhnya kepada hukum dan memberikan hukuman yang sesuai atas perbuatan dia itu, masalahnya inikan anak kandung dia,” kata Novi ibu korban, di rumahnya, Selasa (17/10/2017).

Pada pertemuan itu, ibu korban memaparkan kronologis dirinya mengetahui jika sang putri telah mengalami tindakan tidak senonoh dari sang ayah.

“Waktu malam kejadian saya di rumah keluarga di Kalibalangan, AW bersama ayahnya di sini. Terus waktu hari Selasa saya bawa AW ke Kalibalangan, sehabis Magrib AW dijemput oleh ayahnya dibawa pulang. Lalu pada hari Kamis, sepulang sekolah sekitar jam 1 siang AW dibawa lagi ke Kalibalangan, karena mau jemput saya, karena saya juga lagi ada problem sama ayahnya AW, saat itu saya masih belum mau pulang,” kata Novi mengawali ceritanya.

BACA JUGA:  Plt. Bupati Lampura, H. Budi Utomo Secara Simbolis Resmikan Kampung Tangguh Nusantara di Desa Arum Kotabumi

Kemudian sehabis magrib AW, kembali dibawa ayahnya pulang ke Dusun Sukamaju, Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi Utara. Pada hari Jumat (13/10/2017) sang ibu kembali ke dusun tersebut.

“Ya itu sore Jumat saya sampai sini, dan posisi ayahnya AW juga sudah tidak ada, dia sudah pulang ketempat kerjanya. Karena dia supir trevel,” ujarnya.

Lebih jauh Novi mengatakan peristiwa yang dialami anak pertamanya itu baru ia ketahui sebelum magrib pada harian tersebut.

“Sekitar jam 5, saya itu duduk di belakang, anak saya itu datang dari depan meluk saya. Posisi dia jalan itu ngengkang, beda sama biasanya, saya tanya sama dia. Kamu kok jalannya kayak gitu kak ( Kakak adalah sapaan AW), kakak kok jalannya ngengkang, enggak apa-apa kata dia, tapi dia langsung pergi, kemudian dia duduk di depan pintu, saya tanya lagi kakak kenapa, mandi yuk saya ajak mandi dia enggak mau, saya rayu dan dia bilang kemaluannya sakit, terus kenapa coba mamak lihat ya, dia enggak mau, tapi dia bilang perih dan sakit,” papar sang ibu korban.

BACA JUGA:  Enggan Teken Berkas Proyek, Inspektorat Segera Panggil Kades Negarabumi

Karena menaruh rasa curiga terhadap putrinya itu sang ibu terus berusaha membujuk sang buah hati untuk bercerita atas apa yang telah dia alami.

“Saya paksa dia mandi, tapi dia enggak mau malah nangis, akhirnya saya terus bawa dia ke kamar mandi, dan dia nangis sejadinya dan dia ngomong sakit, perih terus saya tanya sekira jam setengah enam itu. Semalam bobok sama siapa, kakak dari mana, main-main kemana, dia bilang di rumah aja. Saya tanya lagi semalam bobok sama siapa kakak, sama ayah kata dia, dimana, di kamar, saya tanya lagi, tidur pakai baju, pakai, pakai celana, enggak pakai celana tapi pakai rok katanya gitu,” ungkap Novi.

Tidak berhenti disitu sang ibu terus mendesak putrinya untuk menceritakan yang sebenarnya.

“Terus kok itu kakak bisa sakit, itu kenapa nak, kata saya, dan saya ajak dia untuk berkata jujur ada apa sebenarnya. Dia bilang dianuin ayahnya pakai tangan, terus kata saya ya udah nanti kita ke dokter ya kita obat,” dijawab sang anak ya.

Sembari memberhentikan dia menagis, lanjut Novi, dirinya terus memandikan putrinya itu, sampai di kamar sang ibu kembali mempertanyakan apa yang sebenarnya yang terjadi pada sang putri.

BACA JUGA:  Resedivis spesialis Curat di Lampura Kembali di Amankan Polisi

“Kak, mamak lihat, mamak bersihin dan dikeringin ya,” ujar Novi, sembari sang ibu kembali menanyakan anaknya itu tidur dimana dan bersama siapa.

“Di kamar mak, di sini, kakak beneran diapain sama ayah, dia bilang dianuin pakai tangan,” aku sang putri kepada ibunya.

Setelah memastikan cerita putrinya sang ibu melaporkan peristiwa yang dialami putrinya itu ke Polres Lampung Utara setelah melakukan visum dengan salah seorang bidan desa setempat yang dirujuk ke rumah sakit umum.

“Dari bidan itu saya dikasih surat rujukan untuk visum ke rumah sakit, lalu lapor ke polres,” pungkasnya. (Sior/Khoiril)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top