Geliat Metro

Kelompok Bahan Makanan Sumbang Inflasi

Kota Metro mengalami inflasi 2,79 persen per Januari 2014 atau tertinggi Se-Lampung dan menempati urutan keempat dari 82 kota di Indonesia. Tingginya inflasi disumbang kelompok bahan makanan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan sejumlah komoditas (pangan dan holtikultura) menyumbang indeks harga konsumen (inflasi) Januari 2014. 

Bahkan, BPS mencatat, kenaikan harga cabai merah tertinggi terjadi di Kota Metro, Lampung, mencapai 42 persen dari 51 kota IHK.

 

Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Solehan mengatakan, untuk kali pertamanya BPS Provinsi Lampung memasukkan Bumi Sai Wawai sebagai kota yang dalam pantauan inflasi. Karenanya, perlu ada langkah strategis dari pemerintah untuk menekan laju inflasi.

“Tingginya inflasi di Metro itu kan banyak disumbang dari kelompok bahan makanan, dengan presentase mencapai 1,90 persen. Berarti ada kenaikan harga yang tidak stabil. Nah, masalahnya kenapa bisa begitu,” bebernya, Selasa (4/2/2014).

Dijelaskannya, kenaikan harga cabai merah yang tercatat tertinggi di Indonesia harus segera ditindaklanjuti. Meski, kondisi alam saat ini kurang baik yang berdampak pada terganggunya produksi dan distribusi.

BACA JUGA:  Pembagian Rasta Dikota Metro Tidak Tepat Sasaran

Sementara Dinas Pasar Kota Metro menyatakan harga  cabai di wilayah setempat turun dalam beberapa hari terakhir.

“Harga cabai merah sudah turun. Berdasarkan pantauan kita Jumat kemarin, itu cabai merah dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu. Kalau cabai keriting Rp 35 ribu jadi Rp 26 ribu. Untuk cabai rawit memang naik, dari Rp 28 ribu menjadi Rp 34 ribu,” tukas Purwanto, Kepala Dinas Pasar Metro, Selasa (4/2/2014).

BACA JUGA:  Kamenag Kota Metro Angkat Bicara Terkait Tuntutan Walimurid MIM Banjarasri

Terkait tingginya inflasi Kota Metro yang salah satunya disumbang dari meroketnya harga cabai merah, Purwanto menilai, hal tersebut terjadi karena faktor alam yang cukup buruk. Sehingga mengganggu distribusi.

“Lebih cenderung ke faktor alam lah. Karena memang cuaca kan lagi buruk. Kalau untuk spekulan bermain itu enggak ada. Pasokan kita ini kan dari luar daerah. Jadi kalau pasokan kurang itu otomatis harga kan berubah juga,” katanya lagi.

Selain itu, terus Purwanto, barang yang masuk (cabai) ke Kota Metro juga didistribusikan ke daerah lain. “Kalau pedagang grosir di wilayah kita itu banyak. Cuma kan barang beredar itu tidak hanya di Metro saja. Tapi setelah masuk Metro itu bisa ke tempat lain juga,” pungkasnya.(Tr)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top