Geliat Tanggamus

Kabupaten Tanggamus, Potensi Besar Terjadi Tsunami. BPBD dan BPNP Terus Lakukan Sosialiasi Antisipasi Bencana

Tanggamus www.lampungmediaonline.com – Kabupaten Tanggamus masuk dalam urutan 12 besar potensi bencana alam tsunami. Hal itu sesuai data dari BNPB Pusat, yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamusdalam sosialisasi antisipasi dan rekontruksi kerusakan lingkungan.
Sekretaris BPBD Tanggamus Maryani didampingi Kasi Kesiap siagaan Fina Oktasari mengatakan, Kabupaten Tanggamus Bumi Begawi Jejama miliki potensi besar terjadi bencana alam tsunami. Selain itu juga potensi bencna alam longsong, gempa, banjir bandang, angin puting beliung dan ombak besar serta rob. Sumber data ini sesuai dari kajian-kajian ilmiah dan letak geografis wilayah Kabupaten Tanggamus oleh BNPB Pusat, bahwa Tanggamus adalah wilayah tepat pada ujung patahan sesar semangko dan patahan lempeng bumi. Tentunya potensi ini kepada masyarakat seluruhnya (Kabupaten Tanggamus) tingkatkan kewaspadaan, kesiap siagaan terhadap bencana alam yang sewaktu-waktu terjadi tanpa prediksi.
“Kabupaten Bumi Begawi Jejama berpotensi bencana tsunami dan bencana alam lainnya dengan nomor urut 12 di Indonesia. Maka dalam hal ini, mari bersama guna mendukung program pemerintah, antisipasi dan merekontruksi kerusakan lingkungan sekitar kita,”kata Maryani mewakili Kepala BPBD Ovi Ariansayah.
Maryani menjelaskan, dalam data wilayah Kabupaten setempat yang berpotensi dan dampak tsunami, yakni wilayah-wilayah pesisir diantaranya Kota Agung, Kota Agung Timur, Cukuh Balak, Limau, Kelumbayan dan wilayah pesisir lainnya. Untuk mengantisipasi dampak bencana yang besar, BPBD Tanggamus melalui bidang pencegahan, kedaruratan dan rekontruksi, terus berupaya mengedukasi masyarakat melalui program-program sosialisasi, simulasi maupun antisipasi dengan menyiapkan jalur evakuasi, dan desa tangguh bencana.
Bahkan, masih menurutnya, pihak Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Pusat serta lembaga Internasional juga turut berperan melaksanakan program desa siap siaga bencana, yaitu wilayah pesisir Way Handak, Way Pring, Negeri Ratu dan Terbaya dibina Pemprov. Kemudian untuk Kecamatan Sedayu binaan lembaga internasional N.G.O. Untuk Desa Tangguh Bencana binaan BPBD setempat, ada di Kota Agung, yaitu Kelurahan Pasar Madang dan Baros yang berada dibibir laut. Dan juga telah disiapkan jalur-jalur evakuasi yang titik kumpulnya di taman Kota Agung dan Islamic Center serta memiliki tower sirene tsunami.
Maryani menambahkan, selain program yang bersifat sosialisasi, BPBD Tanggamus juga telah membentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) bencana. Selain itu, juga telah terbentuk tim siaga bencana lintas sektoral yang terdiri dari beberapa satuan kerja dan institusi (Dinas PU, Dinas Kesehatan, SatPol PP, TNI dan POLRI) serta institusi lainnya, baik organisasi masyarakat dan masyarakat sendiri.
“Tim-tim ini terus dilibatkan dalam pelatihan-pelatihan maupun simulasi langsung bencana yang digelar BNPB dan seluruh elemen tersebut dilibatkan. Intinya dari semua program yang dilaksanakan oleh BPBD Tanggamus dan BNPB, dalam rangka mengantisipasi dampak korban besar jika bencana terjadi,”ungkap Maryani.(man)
BACA JUGA:  Almuntasir Galakkan Kembali Semangat Gotong Royong di Pekon Gedung Agung

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top