Geliat Lampura

Harga Telur di Lampura Kembali Naik

KOTABUMI, LM – Harga telur ayam di tingkat peternak dan pedagang pengecer  di Kabupaten Lampung Utara mengalami kenaikan yang signifikan.Kenaikan harga telur yang sudah terjadi sejak tiga hari terakhir membuat pedagang dan peternak menjerit, pasalnya para pedagang membeli dari peternak ayam petelur dengan harga tinggi yakni Rp. 17.500/ Kgnya dan dijual ke pengecer dengan harga Rp 20.000/ kgnya.

 

” Harganya naik Rp 3500/Kg mas, sebelumnya harganya cumaRp.14000/ Kg, tapi sekarang modalnya saja sudah Rp 17.500/ kgnya. kalau begini terus menerus bukan hanya para peternak saja yang akan gulung tikar namun para pedagang juga akan gulung tikar,” Ujar Jamilah(45) salah satu pedagang telur di pasar Pagi Kotabumi, Senin (03/02).

Ia mengatakan, Akibat naiknya harga telur saat ini, sangat berpengaruh dengan omzet penjualannya sehari hari. saat ini dirinya hanya mampu menjual ke konsumen dengan jumlah yang sedikit yakni 20 kg saja. padahal sebelum kenaikan harga, dirinya mampu menjual sebanyak 50 kg telur per harinya. ” kalo sekaramg agak sepi pembeli mas, orang-orang lebih milih beli ikan dari pada telur, karna harganya sekaran lagi tinggi” jelasnya

BACA JUGA:  Melihat Tindak Pidana, Segera Laporkan Ke Call Center Anti Bandit Sat Reskrim Polres Lampura

Sementara Ashari (44) Peternak Ayam di Dusun Pringgondani I, Desa Madukoro, kecamatan Kotabumi Utara. membenarkan dengan adanya kenaikan harga telur ayam tersebut. Harga telur memang naik sudah tiga hari ini. ini di sebabkan para peternak ayam petelur harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit dalam memberi pakan bagi ayam petelur sehari-hari. ” harga pakan naik mas, kalau kami tidak jual Rp. 17.500/Kgnya nanti kami tidak bisa beli pakan, supaya ayam bisa betelur,” ungkapnya seraya mengatakan harga pakan Ayam naik.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Lampura, Romli, A.md. Resmi Dilantik Masa Bhakti 2019-2024

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah setempat (Pemkab) untuk dapat memberikan pinjaman modal bagi para peternak ayam  dan pedagang telur. karena harga telur dan pakan yang kian hari-kian naik. ” kami hanya bisa pasrah sekarang dan meminta sedikit perhatian kepada pemerintah agar peternak ayam dan pedagang telur tidak gulung tikar karena kehabisan modal,” harapnya.

Yati(35) warga Kelurahan Sindang sari mengaku kaget dengan naiknya harga telur. ” wah harganya naik bukan main. biasanya hanya Rp 16 ribu sekarang sudah Rp 20 ribu. mau tidak mau harus beli 1/2 kg saja karena uangnya tidak cukup,” keluhnya.(niko)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top