Lampung Sai

Dukung Batam New Port Dipercepat, CeDPPIS: Bangun Mindset Poros Maritim Dunia

Bandarlampung, www.lampungmediaonline.com — Ketua Badan Pekerja Center for Democracy and Participative Policy Initiatives Studies (CeDPPIS), Muzzamil mendukung totalitas percepatan kinerja pemerintah melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengeksekusikerjakan pembangunan Tanjung Pinggir Batam International New Port, Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Sekupang, barat laut pulau, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Muzzamil berharap, proses pembangunan Batam New Port yang digadang Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai proyek pilot pembenahan tata kelola kepelabuhanan di Indonesia, role model penerapan ekosistem logistik nasional (national logistic ecosystem/NLE), dan peletakan batu pertamanya direncanakan akhir September atau awal Oktober 2022, terlaksana sesuai tenggat.

“Saya menilai ‘kengototan’ Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bahwa berangkat dari modalitas integrasi moncer Pelindo, dengan kekuatan yang ada, dicanangkanlah pembangunannya, ditarget wajib tuntas sebelum 2024, kengototan yang rasional, terukur. Sesuai visi Presiden. Saya respek,” sebut aktivis 98, pegiat AUI (Alumni Untuk Indonesia) ini.

Soal PR masih tingginya harga keekonomian biaya logistik di Indonesia sekitar 23 persen, dibanding rerata di negara lain (13 persen), tekad LBP menarget penurunan 6 persen jadi 17 persen pada 2024, dia acungi jempol. “Kalau bisa lebih cepat,” dia menirukan LBP.

Lalu soal rencana penataan 6 pelabuhan eksisting, yakni Pelabuhan Batam Center, Batu Ampar, Kabil, Nongsa Pura, Sekupang dan Telaga Punggur. “Ini catu daya utama kawasan terdekat Batam New Port kelak. Antisipasi dini agar daya dukung kesiapan SDM, infrastruktur, dan layanan digitalnya tak kedodoran nantinya,” sergahnya.

Dia menohok, kedepan hingga jelang 100 Tahun Indonesia Merdeka 2045, beroperasi penuhnya Batam New Port kelak bukan saja jadi perwujudan hub kegiatan maritim dan perekonomian, tetapi lebih jauh telisiknya, dapat menjadi jangkar merebut kembali kedaulatan dan kejayaan maritim Indonesia.

“Saya turut meyakini telaahan Kemenko Marves. Berbasis data 18-19 juta TEUs dari rerata aktivitas bongkar muat pelabuhan Singapura 33-35 juta TEUs per tahun asal Indonesia, dari itu agar kehadiran Batam New Port kelak sebagai hub dan role model efisiensi biaya logistik pelabuhan antar negara menjadi niscaya, mesti diperkuat mobilisasi dukungan sipil,” lugas Muzzamil.

Hal ini tandasnya, belajar dari sejarah kisah sukses segitiga emas Singapura Johor Riau (Sijori) di masa lalu yang lantas meredup jua dengan turut absennya dukungan rakyat sipil terutama setempat-sekitar, sebatas obyek pembangunan dan pelaku ekonomi partikelir.

“Kedepan, ‘mindset’ poros maritim dunia patut dilembagakan dalam keseluruhan proses pembangunan, beroperasi penuh, dan penatakelolaannya. Perikehidupan ekonomi bervisi maritim, dan kejayaan maritim berlandaskan kedaulatan ekonomi. Saya optimistis bisa,” injeksi Muzzamil, melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Bandarlampung, Minggu (28/8/2022).

Meski beda konteks, dia mengilustrasikan, spirit ‘mindset’-nya sama sebangun dengan harapan rakyat Lampung misalnya, terkait percepatan pembangunan hingga tuntas naik status 2023 mendatang, Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) Caligi, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pengampu tupoksi dukungan administrasi dan logistik unsur KRI dan pesawat udara TNI AL, yang akan dicatat sejarah republik sebagai Lantamal modern pertama murni karya anak bangsa, dan kini juga terus on progress.

“Pun Batam New Port ini. Harus pula mampu memantik soliditas spirit Indonesia-sentris berbasis regionalisme provinsi di Sumatera misalnya, untuk juga in charge umpan balik,” pungkasnya.

Pengingat, per eksisting Batam New Port akan dibangun di 94 hektar lahan BUMN PT Persero Batam selanjutnya akan diperluas hingga 330 hektar dengan kedalaman air 40 meter, meliputi 4 area (pelabuhan kargo, kontainer, bulk carrier internasional, liquid bulk) dan berkonsep green smart sea port, diproyeksi akan lebih besar dari Pelabuhan Tanjung Priok, akan diintegrasikan dengan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara Sumatera Utara, dan berskema pembiayaan businness to business (B2B).

Letaknya strategis, berhadapan langsung dengan Mega Pelabuhan Tuas (Tuas Mega Port), pelabuhan super besar di barat daya Singapura yang tengah dibangun dan fase pertamanya telah kelar 50 persen 2021 lalu, digadang jadi genre baru era pelabuhan, berkapasitas masif hingga 65 juta TEUs, didesain canggih digital, mampu disandari kapal angkutan era baru Mega Vessel berkapasitas 20 ribu TEUs sekali angkut.

Sebelumnya Antara mewarta, Penasihat Menko Marves Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim, Laksamana Purn Prof Dr Marsetio di Batam pada 18 Februari 2022 menyatakan, pembangunan Batam New Port, berstandar ‘green and smart port’ dari sisi teknologi informasi, lingkungan, pembangunan berkelanjutan termasuk keberpihakan ‘climate change’ sehingga didesain untuk jangka waktu hingga 2045, ditujukan mendorong kawasan Batam jadi hub kegiatan maritim dan perekonomian.

Berkaca dari rerata aktivitas bongkar muat Sea Port Singapura Port mencapai 33-35 juta TEUs per tahun dan 18-19 juta TEUs di antaranya asal Indonesia, penulis buku Kesadaran Baru Maritim (2016) dan Guru Besar Universitas Pertahanan itu merujuk harapan hadirnya pelabuhan kelak dapat mengalihkan peminatan pengguna jasa kepelabuhan bergeser ke Indonesia.

“Apalagi Pelindo sudah bersatu, Pelindo 1 hingga 4 jadi satu Pelindo. Dalam setahun, data pelabuhan dibawah Pelindo kurang lebih hampir 18-19 juta TEUs. Saya kira ini sebuah momentum dan sudah dicanangkan oleh Menko Marves dimana sebelum tahun 2024 harus sudah tuntas,” terang Marsetio.

Adapun Februari lalu itu, Staf Ahli Kemenko Marves Bidang Konektivitas, Sahad M Panggabean menginfokan prakondisi penyiapan regulasi dan kajian teknis pembangunan, koordinasi kementerian/lembaga terkait guna percepat pemenuhan kebutuhan revisi regulasinya, juga fasilitasi teknis Kementerian PUPR.

Satu lagi, yakni dukungan basis data dari Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang berharap pembangunan Batam New Port ini dapat mempercepat proses perpindahan barang dari dan ke Batam, memperlancar arus ekspor dan impor, sesuai visi Kepala BP Batam (ex officio dijabat Walikota Batam M Rudi) untuk kemudahan aksesibilitas barang, dan berujung kembalinya daya saing Batam di mata internasional. [red/rls]

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top