Geliat Lamsel

DPRD Soroti Kinerja Dinkes Lamsel

Lampung Selatan, www.lampungmediaonline.com  – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan tuai beragam kritik dari Komisi C DPRD setempat. Dalam lanjutan pembahasan APBD Perubahan 2017, Komisi C soroti kegiatan Ruang Tunggu Kelahiran (RTK) yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik. RTK merupakan program penyediaan tempat atau rumah yang dapat digunakan untuk tempat tinggal sementara bagi ibu hamil yang akan melahirkan hingga nifas, termasuk bayi yang dilahirkannya serta pendampingnya.

“Untuk program RTK, kami mempertanyakan ada berapa jumlah RTK, dan bagaimana pelaksanaannya. Karena hingga kini kami belum mengetahui progress program ini,” Kata Ahmad Muslim selaku Ketua Komisi C, dalam lanjutan pembahasan APBD Perubahan 2017 ditingkat komisi, Selasa (22/8).

BACA JUGA:  KPU Lamsel Sosialisasi Pencalonan

Ahmad Muslim juga meminta program RTK dapat dilaksanakan di daerah-daerah terpencil dan kepulauan seperti pulau Sebesi, Sebuku dan pulau Rimau.

Sementara anggota Komisi C, Sadide mempertanyakan prosedur penggunaan mobil ambulan di puskesmas Bakauheni. Menurut Sadide, banyak warga mengadu dipersulit oleh pihak puskesmas saat akan menggunakan ambulan. “Ada saja alasan dari pihak puskesmas, kalau tidak mobilnya yang sedang rusak selalu alasan tidak ada supir. Bahkan ada warga yang mengadu dimintai sejumlah uang saat ingin menggunakan fasilitas ambulan. Padahal kondisi masyarakat cukup darurat untuk mengantar orang yang kecelakaan,” ungkap Sadide.

BACA JUGA:  Waw!Ada Motor Diduga Hasil Curian Mau Ikut Pemutihan

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, dr Jimmy Hutapea membenarkan program RTK kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Dari 98 titik RTK kini hanya tinggal hanya 5 tempat yang terus dilaksanakan. “Program RTK ini program uji coba. Untuk Provinsi Lampung, hanya Lampung Selatan yang ambil, silahkan dicek,” ungkap Jimmy.

Sedangkan untuk mobil ambulan, sambung Jimmy, prodedurnya adalalah gratis. Tidak dibenarkan meminta imbalan apa pun. Termasuk untuk supir, jika tak ada supir warga diperbolehkan menggunakan sendiri ambulan. “Ini akan jadi masukan buat kami untuk evaluasi kedepannya. Padahal segala sesuatu untuk operasional ambulan sudah dianggarkan, untuk itu saya sempat marah kepada para kepala puskesmas, penyerapan anggaran untuk ambulan ini cukup rendah,” pungkas Jimmy.(zul)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top