Geliat Pesawaran

DPRD Pesawaran Gelar Paripurna KUA PPAS

Pesawaran,www.lampungmediaonline.com-Anggaran Sementara APBD Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2018.Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Rancangan Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2018.

sejalan dengan amanat Permendagri No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2011 dan Permendagri No. 33 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2018, bahwa  penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA) dilaksanakan secara bersamaan dengan penyampaian Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Dua dokumen tersebut harus disepakati bersama oleh Kepala Daerah dan DPRD sebagai bagian dari tahapan penyusunan rancangan APBD tahun anggaran 2018.Penyampaian Kebijakan Umum dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Pesawaran tahun anggaran 2018 ini merupakan tahapan lanjutan dalam rangkaian proses penyusunan APBD Tahun 2018 sebagai bagian dari keterpaduan perencanaan pembangunan mulai dari tingkat desa, kecamatan, Kabupaten, hingga Pemerintah Provinsi dan Pusat. Penyusunan perencanaan pembangunan pada tiap tingkatan dimaksud senantiasa melibatkan pemangku kepentingan demi terwujudnya program-program pembangunan yang akuntabel dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2018, akan dijabarkan lebih lanjut oleh segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) sesuai dengan makna dan hakekat sistem anggaran kinerja.

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) tahun anggaran 2018 merupakan implementasi dari agenda pembangunan serta arah Kebijakan dan sasaran pokok Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pesawaran 2016-2021 dengan memperhatikan prioritas pembangunan nasional dan provinsi serta masalah-masalah pembangunan yang dihadapi dalam tahun 2017, maka ditetapkan fokus-fokus prioritas pembangunan yang terdiri dari

BACA JUGA:  MASATA Serahkan Piagam Apresiasi, Tegal Mas Penuhi Syarat Standarisasi CHSE Destinasi Pariwisata Indonesia

(1) Peningkatan Infrastruktur Konektivitas Wilayah, Pengembangan Perumahan dan Permukiman, serta Peningkatan Kesiapan Penanggulangan Bencana, dalam rangka pemantapan dan peningkatan cakupan pelayanan infrastruktur dasar (jalan, air bersih, air limbah, drainase dan persampahan) dan pengembangan kawasan permukiman dan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta dalam upaya dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemanfataan tata ruang melalui penyesuaian dan pengendalian tata ruang;

(2) Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Mental diarahkan untuk meningkatkan kualitas dalam rangka mewujudkan daya saing pendidikan menuju Kabupaten Pesawaran sebagai kota vokasional unggulan, sedangkan pelayanan dasar di bidang kesehatan diarahkan peningkatan kualitas pelayanan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta pembinaan mental;

(3) Peningkatan Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, bersih dan melayani serta Percepatan Pembangunan Perdesaan menuju Perwujudan Desa Tangguh dan Mandiri dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mewujudkan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah melalui peningkatan kapasitas dan kinerja aparatur pemerintahan desa demi terwujudnya koordinasi dan sinergitas yang lebih baik antara pemerintah desa dan pemerintah daerah;

(4) Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata, dengan pengarusutamaan koperasi dan UMKM dalam rangka pengentasan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran, serta  untuk memantapkan Kabupaten Pesawaran sebagai destinasi wisata berbasis budaya lokal dan agrowisata, Pengembangan Dunia usaha dan Pariwisata dapat dilakukan melalui upaya Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha serta Investasi untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Peningkatan pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan guna mewujudkan pemantapan pengembangan dan diversifikasi produk pertanian.

Kondisi ekonomi Kabupaten Pesawaran pada tahun 2018 akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan eksternal dan internal yang melingkupinya, dan diperkirakan perekonomian Kabupaten Pesawaran masih akan dihadapkan pada sejumlah tantangan akibat pengaruh dari dinamika internal maupun lingkungan perekonomian global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Beragam tantangan dimaksud perlu disikapi secara arif dan komprehensif serta dengan langkah-langkah yang lebih nyata.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Jalin Silaturahim Warga dengan Program Tahsin

Asumsi-asumi makro ekonomi dijadikan dasar upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mencapai sasaran makro hingga akhir tahun 2018 antara lain Kondisi Jalan mantap Kabupaten sebesar 70%; Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesawaran sebesar 5,71%; Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pesawaran sebesar 64,53%: Persentase kemiskinan Kabupaten Pesawaran dapat menekan persentase kemiskinan menjadi 15,84%; sedangkan Untuk target Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Pesawaran sebesar 5,71%.

Dengan upaya yang sungguh-sungguh serta trend perekonomian daerah yang makin membaik maka target makro tersebut diperkirakan akan dapat dicapai hingga akhir tahun 2018

Kebijakan umum Pendapatan pada tahun 2018 diproyeksikan mencapai 1,259 Trilyun lebih, naik 6,26% dari target APBD tahun anggaran 2017.  Kenaikan proyeksi Pendapatan tersebut terjadi dari pos Pendapatan Asli Daerah diproyeksi mencapai 60,599 Milyar lebih, naik 6,31% dari target APBD tahun anggaran 2017, pos Dana Perimbangan diproyeksi mencapai 993,372 Milyar lebih, naik 3,11% dari target APBD tahun anggaran 2017, serta Pos Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah diproyeksikan mencapai 205,619 Milyar lebih, naik 24,66% dari target APBD Tahun Anggaran 2017.

Mengenai Kebijakan Umum Belanja Daerah tahun 2018 diproyeksikan sebesar 1,303 Trilyun lebih, naik 5,69% dari target APBD tahun anggaran 2017.  Dana tersebut digunakan untuk belanja tidak langsung dan belanja langsung. Pada belanja tidak langsung diproyeksikan sebesar 697,603 Milyar lebih atau naik 5,14% dari tahun 2017. Sedangkan Belanja Langsung pada tahun 2018 diproyeksikan sebesar 605,782 Trilyun lebih, naik sebesar 6,33% dari target APBD tahun 2017.

Belanja daerah tahun 2018 disusun melalui pendekatan anggaran berbasis kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan. Belanja daerah tahun 2018 akan dilaksanakan untuk mendanai urusan pemerintah yang merupakan kewenangan kabupaten yang terdiri dari urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pilihan, penunjang urusan pemerintahan, sert pendukung urusan pemerintahan.

BACA JUGA:  Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Resmikan Jembatan Way Ratai

Secara  spesifik,  kebijakan  belanja  Kabupaten Pesawaran dirumuskan sebagai berikut:

(a) Pengalokasian Belanja Daerah diarahkan  pada  program  dan kegiatan pelayanan dasar kepada masyarakat yang mengacu pada prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran sebagaimana tercantum dalam RKPD Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2018 dan penjabaran visi serta misi RPJMD Kabupaten Pesawaran Tahun 2016-2021.
(b) Belanja Daerah sebagai stimulus pembangunan bidang ekonomi sektor produktif dalam rangka pengembangan perekonomian daerah yang berbasis potensi lokal serta pengembangan konektivitas antar daerah sebagai jejaring pemasaran dan peningkatan daya saing.
(c) Belanja Daerah dalam rangka pengembangan sarana dan prasarana wilayah dengan mempertimbangkan daya ungkit terhadap perekonomian setempat.
(d) Kegiatan   mendesak   lainnya   yang   apabila   ditunda   akan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan masyarakat serta mengacu pada prioritas pembangunan Kabupaten Pesawaran yang tercantum dalam RKPD Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2018 dan penjabaran visi serta misi RPJMD tahun 2016-2021.
(e) Pendanaan  kegiatan  darurat  yang  penganggarannya  belum tersedia atau belum mencukupi pada tahun berjalan.
(f) Mengakomodasi kebutuhan masyarakat berkembang dan tidak terkonsentrasi  pada  program  dan/atau  kegiatan  serta  lokasi tertentu.(Hidar)
 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top