Geliat Pesawaran

Disdikbud Pesawaran Diduga Legalkan Pembelian Buku Kurikulum Secara Offline

Ilustrasi / Ist

Pesawaran, www.lampungmediaonline.com – Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten pesawaran terkesan melegalkan pembelian buku Kurikulum 2013 (K13) secara offline pasalnya selama ini Dinas pendidikan dan kebudayaan belum menerima laporan pembelian buku K13 yang di beli oleh sekolah-sekolah baik SDN maupun SMPN di kabupaten pesawaran.

Dalam hal ini kami konfirmasi dengan kabit dikdas, Ad mengatakan bahwa selama ini kami belum ketemu sama rekanan penjual buku K13″selama ini kami belum tau rekanan penjual buku kurikulum 2013(K13), bahkan kami juga belum menerima laporan dari sekolahan-sekolahan kalau memang pembelian buku K13 ada pengkondisian pembeliannya tentunya bukan dari dinas pendidikan bisa saja di lakukan oleh KUPT”terang AD kabit dikdas, jum’at(28/7).

Lanjut, AD mengatakan sekolah juga masih banyak yang memakai kurikulum 2006″banyak sekolah juga masih memakai buku KTSP kurikulum 2006 itu juga bisa di belikan secara offline , kalau untuk buku K13 pembeliannya harus secara online, terkait surat edaran dirjen pendidikan tanggal 1 juli 2016, no.10/D/KR/2016 tentang pembelian buku teks pelajaran kurikulum 2013 tahun 2016/2017 , itu masih kami sosialisasikan memang baru sebagian yang memakai buku K13 “tegas AD.

Terkait hal ini kami konfirmasi dengan salah satu KUPT dinas pendidikan di kabupaten pesawaran, H mengatakan bahwa pembelian buku K13 sudah melalui ijin dinas pendidikan “tentunya sudah ijin dulu dari dinas pendidikan , kalau belum ada ijin dari dinas kami juga nggak mau beli soalnya penjual buku harus pemenang lelang dari kementerian itu ada 10 perusahaan dan kami sudah melaporkan sekolah mana mana saja yang sudah melakukan pembelian bukuK13 maupun buku KTSP ke dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten pesawaran”terang H KUPH dinas pendidikan dan kebudayaan.

BACA JUGA:  Komisi II DPR-RI Kunker Ke Kabupaten Pesawaran

Diberitakan sebelumnya pengadaan buku kurikulum 2013 dan KTSP kurikulum 2006 yang di anggarkan dari pembelajaan 20% dari dana bos SDNdan SMPN di kabupaten pesawaran masih banyak buku yang kurang atau belum di bagikan dan di duga adanya pengodisian oleh perusahaan PT. masmedia dan PT. intan pariwara yang seharusnya pembelian bukunya secara online bukan offline.

Dalam hal ini kami konfirmasi dengan salah seorang kepala sekolah SD di kecamatan way lima, SB mengatakan bahwa pembelian buku KTSP kurikulum 2006 dan K13 di lakukan secara offline”kami membeli buku Kurikulum13  dan KTSP secara offline mas, itu saja bukunya banyak yang kurang dan belum di kirim semua, dan kalau terkait laporan ke kementerian pendidikan dan kebudayaan di buat perusahaan bukan sekolah”terang SB kepala sekolah di kecamatan way lima, Rabu (28/7).

BACA JUGA:  A Bahris Idris Terus Membangun Desa

Hal serupa juga terjadi di SDN kecamatan kedondong bahwa buku KTSP kurikulum 2006 yang di beli masih kurang belum dikirimkan semua”ia mas bukunya belum di kirim semua masih ada yang kurang bahkan pembayaran buku sudah kami lunasi , kalau laporan ke kementerian pendidikan dan kebudayaan perusahaan yang buat bukan kami mas”terang Kepala sekolah SDN di kecamatan kedondong.

Di tempat berbeda kami konfirmasi dengan kepala sekolah SDN di kecamatan gedung tataan, M mengatakan bahwa pembelian buku Kurikulum 2013 dan KTSP di lakukan offline”kami membeli buku Kurikulum 2013 , KTSP secara offline melalui PT. Intan pariwara dan kami di sodori brosur serta surat MOU pemesanan oleh perusahaan “terang kepala sekolah SDN kecamatan gedung tataan.

Dalam hal ini kami konfirmasi dengan kepala perwakilan PT. Masmedia provinsi lampung, AR mengatakan bahwa pembelian Buku Kurikulum 2013 dan buku KTSP “memang benar mas kalau untuk pembelian buku KTSP secara offline dan kalau buku Kurikulum 2013 secara online namun ada beberapa sekolah yang belum bisa online makanya kami bantu secara offline”terang AR PT masmedia, kamis(27/7).

BACA JUGA:  Desa Kampung Baru Wakili Kecamatan Marga Punduh Ikut Lomba Desa Tingkat Kabupaten

Lanjut, AR mengatakan bahwa memang untuk buku KTSP masih banyak yang belum di kirim “memang untuk buku KTSP masih banyak yang kurang dan belum di kirim dan dalam minggu-minggu ini akan kami kirim semua”terang AR.
Namun perusahan PT. Intan parwara belum bisa di konfirmasi sampai berita ini di terbitkan.

Untuk di ketahui peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no.34 tahun 2014 tentang pembelian buku kurikulum 2013 oleh sekolah di pasal 7 ayat 1 sekolah wajib melaporkan penerimaan buku kurikulum 2013 kepada kementerian pendidikan dan kebudayaan paling lambat 1(satu) minggu.(fakih/romzan).

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top