Way Kanan, www.lampungmediaonline.com – Pohon karet mudah tumbuh dan berkembang di daerah tropis, salah satunya di Negara Indonesia. Dari pohon karet ini biasanya akan dihasilkan getah karet. Getah karet merupakan bahan baku utama dalam pembuatan produk sintetis.
Di Provinsi Lampung Kabupaten Way Kanan, Kecamatan Pakuan Ratu Kampung Bumi Mulya, banyak petani yang bekerja sebagai penyadap getah karet. Sekitar tahun 2011 harga getah karet mencapai 20.000/kilogram, namun seiring berjalannya waktu harga getah karet justru mengalami penurunan yang sangat drastis. Hingga kini Juni 2020 harga getah karet hanya mencapai 6.200/kilogram. Hal ini tentunya membuat para petani menjerit karena harga jual getah karet yang tidak sesuai dengan biaya produksi, terlebih saat ini biaya hidup semakin tinggi.
Menurut Irul (35) “Menurunnya harga getah karet yang mencapai 6.200/kilogram tentunya membuat para petani mulai kebingungan untuk membagi penghasilanya agar dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Bahkan dengan adanya wabah virus COVID-19 ini makin sulit untuk mencari penghasilan tambahan. Sedangkan penghasilan yang kami dapatkan dari getah karet tidak sesuai”
Para petani pun berharap melalui Pemerintah Daerah setempat agar dapat menyampaikan keluhan mereka kepada Pemerintah pusat agar dapat menaikan harga getah karet.
Penulis : Feni Astriyani/ Mahasiswa IAIN Metro Lampung
Travel Lampung Jakarta, Diantar sampai Rumah Ongkos Murah Layanan Prima
Travel Jakarta Lampung PP Dapat Free Snack dan 1 Kali Makan
Travel Lampung Depok via Tol Tiap Berangkat Pagi dan Malam
Harga Travel Bekasi Lampung Antar Jemput Murah sampai Rumah
Travel Palembang Lampung Lewat Tol Hemat Cepat sampai Alamat













