Bandar Lampung, www.lampungmediaonline.com – Masuk zona merah pandemi virus korona atau covid-19 di Bandar Lampung sontak membuat masyarakat kususnya lampung menjadi kawatir dan resah.
Hal tersebut berdasarkan peta sebaran yang termuat dalam laman infeksiemerging.kemkes.go.id, per Selasa, 28 April 2020, pukul 16.30. Pada peta itu, Kota Tapis Berseri tertulis transimi lokal dengan lingkaran merah.
Dari data terbaru pemantauan corona virus disease atau covid-19 di Bandar Lampung, jumlah terkonfirmasi 23 orang dengan enam orang pasien dalam pengawasan (PDP). Berdasarkan informasi yang dihimpun pada laman website covid19.bandarlampungkota.go.id, pasien sembuh terdapat 10, meninggal 4, dan PDP meninggal 3.
Sedangkan Kriteria zona merah sendiri, seperti diketahui berarti pandemi yang ada dalam suatu wilayah sudah tidak terkendali.

Foto. Ilustrasi laman Infeksiemerging.kemkes
Untuk meminimalisasi penyebaranya, upaya yang dapat dilakukan dengan menerapkan upaya pada zona oranye dan menangguhkan kegiatan belajar mengajar atau sekolah, ibadah yang melibatkan kerumunan, dan kegiatan bisnis.
Kemudian membatasi perjalanan ke luar kecuali yang mendesak dan penting. Lockdown dan karantina. Fasilitas pelayanan harus terpisah untuk kasus infeksi dari layanan kesehatan lainnya, dan membuat berbagai tingkat rumah sakit untuk memisahkan dan menangani kasus dengan tingkat keparahan berbeda.
Sebelumnya, berdasarkan data terbaru pemantauan covid-19 di Bandar Lampung, terjadi penurunan angka pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Update terakhir per 27 April 2020, sekitar pukul 19.40 WIB pada laman website https://covid19.bandarlampungkota.go.id/home terdapat perubahan angka pada jumlah ODP 104 dibandingkan pada 26 April yang berjumlah 116.
Untuk data update covid-19 lainnya belum mengalami perubahan angka yang signifikan, yaitu untuk jumlah PDP 6, positif 23, sembuh 10, meninggal 4 dan PDP meninggal 3.
Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung Herman HN melalui Juru Bicara (Jubir) Ahmad Nurizki mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang sampai saat ini telah bersama berjuang memutus rantai penyebaran covid-19 di Kota Tapis Berseri.
“Tentunya apresiasi tersebut kami tujukan kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama melaksanakan social dan physical distancing, telah mengikuti protokol kesehatan, imbauan, arahan, dan edukasi yang ditujukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” kata dia, Selasa, (28/04).
Lebih lanjut harapanya kedepan masyarakat semakin peduli dan sadar akan bahayanya virus tersebut, dan tidak melanggar imbauan serta hal yang sudah ditetapkan pemerintah, sehingga dapat terus memotong pertumbuhan mata rantai virus korona tersebut” katanya. (tom)
Travel Lampung Jakarta, Diantar sampai Rumah Ongkos Murah Layanan Prima
Travel Jakarta Lampung PP Dapat Free Snack dan 1 Kali Makan
Travel Lampung Depok via Tol Tiap Berangkat Pagi dan Malam
Harga Travel Bekasi Lampung Antar Jemput Murah sampai Rumah
Travel Palembang Lampung Lewat Tol Hemat Cepat sampai Alamat













