Geliat Tuba bar

Dinkes Tubaba Catat 26 Kasus DBD, Semua Pasien Sembuh Tanpa Korban Jiwa

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mencatat sebanyak 28 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2026. Meski terjadi kasus di sejumlah wilayah, seluruh pasien dinyatakan sembuh dan tidak ditemukan adanya kematian akibat penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba, Ns. Majril, S.Kep., MM, mengatakan penanganan DBD terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Berdasarkan data hingga 16 Juli 2026, jumlah kasus DBD di Kabupaten Tubaba tercatat sebanyak 28 kasus. Alhamdulillah seluruh pasien sudah sembuh dan tidak ada kasus kematian akibat DBD,” ujar Majril kepada media, Kamis (16/07/2026).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tubaba, kasus DBD tersebar di sejumlah wilayah kerja Puskesmas. Kasus tertinggi ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Margodadi dengan jumlah tujuh kasus.

Selain itu, Puskesmas Daya Murni mencatat lima kasus, Puskesmas Marga Kencana empat kasus, Puskesmas Panaragan Jaya tiga kasus, serta beberapa wilayah lainnya seperti Candra Mukti, Sukajaya, Mercu Buana masing-masing dua kasus.

Sementara itu, wilayah kerja Puskesmas Mulya Asri, Totokaton, dan Pagar Dewa masing-masing mencatat satu kasus. Sedangkan Puskesmas Karta Raharja, Kibang Budi Jaya, Gilang Tunggal Makarta, Totomulyo, Dwikora Jaya, serta Indraloka Jaya tidak ditemukan kasus DBD.

Majril menjelaskan, peningkatan maupun penurunan kasus DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat.

“Curah hujan yang meningkat dapat menyebabkan munculnya banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Selain itu, sanitasi lingkungan, kepadatan penduduk, serta kesadaran masyarakat dalam menerapkan gerakan 3M Plus juga sangat berpengaruh,” jelasnya.

Menurutnya, tempat penampungan air yang tidak dibersihkan secara rutin menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan populasi nyamuk penyebab DBD.

Untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Tubaba telah melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanganan. Di antaranya mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat agar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) minimal satu kali dalam seminggu.

Selain itu, petugas Puskesmas juga melakukan pemantauan wilayah, penyuluhan kepada masyarakat terkait penerapan 3M Plus, fogging focus, kerja sama dengan rumah sakit dan klinik swasta, penyelidikan epidemiologi setiap ditemukan kasus, serta pemberian abate pada lokasi yang terdapat kasus DBD.

“Setiap ada laporan kasus, petugas langsung melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui kondisi lingkungan sekitar dan melakukan langkah pengendalian agar tidak terjadi penyebaran,” terang Majril.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap program pencegahan DBD juga dilakukan secara berkala guna memastikan efektivitas langkah yang telah dijalankan.

Dinas Kesehatan Tubaba mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain itu, masyarakat juga diminta melakukan langkah tambahan seperti menaburkan larvasida pada tempat air yang sulit dikuras, menggunakan obat antinyamuk atau kawat kasa pada ventilasi rumah, menanam tanaman pengusir nyamuk, tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam rumah, serta rutin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.

Majril juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, muncul bintik merah pada kulit, maupun tanda-tanda perdarahan.

“Deteksi dan penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi akibat DBD. Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba memastikan upaya pencegahan dan pengendalian DBD akan terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar kasus DBD dapat terus ditekan,” pungkasnya.

(Der)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top