Geliat Tuba bar

Perkuat Tata Kelola Perencanaan Kesehatan, Pemkab Tubaba Gandeng Universitas Airlangga

Panaragan–lampungmediaonline.com

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) secara resmi memulai agenda Pendampingan Tata Kelola Perencanaan Bidang Kesehatan bekerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR). Langkah strategis ini diambil guna mempertajam sinkronisasi antara perencanaan daerah dengan standar kebijakan nasional.


Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., MM., MT., menerima langsung Tim Pendamping UNAIR di Ruang Rapat Sekda pada Kamis (07/05/2026). Pertemuan ini menjadi titik awal dari rangkaian kolaborasi strategis yang dijadwalkan berlangsung selama sembilan bulan ke depan.

Dalam arahannya, Iwan Mursalin menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan pilar pertama dari lima program prioritas pembangunan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Melalui program unggulan “Tubaba Q Sehat”, pemerintah berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan secara merata hingga ke tingkat Tiyuh (Desa).

“Kesehatan adalah layanan publik yang paling mendasar. Meskipun kondisi fiskal daerah mengalami tantangan, kebijakan pemerintah daerah tetap menginstruksikan agar program kesehatan tidak boleh terhambat. Kami fokus pada perluasan jangkauan, termasuk melalui inovasi Home Care bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan,” ujar Sekda Iwan Mursalin.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa dokumen perencanaan yang disusun bersama UNAIR harus memiliki kualitas yang mumpuni dan berbasis data riil. Menurutnya, dokumen perencanaan yang kredibel merupakan instrumen penting dalam memperkuat posisi tawar daerah di tingkat pusat.

“Kami menyadari keterbatasan APBD. Oleh karena itu, dokumen perencanaan ini harus ‘layak jual’ ke Kementerian Kesehatan. Dengan perencanaan yang kuat dan berbasis data, kita dapat meyakinkan pemerintah pusat untuk memberikan dukungan anggaran, sebagaimana keberhasilan kita meraih bantuan pembangunan rumah sakit sebelumnya,” imbuhnya.

Ia juga menargetkan peningkatan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tubaba dari kategori B menuju BB. Hal ini menuntut sinkronisasi total antara Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Indikator Kinerja Utama (IKU), hingga laporan realisasi di lapangan.

Mewakili Tim Pendamping UNAIR, drg. Tito Yustiawan, M.Kes., Ph.D., menjelaskan bahwa program ini merupakan mandat dari Kementerian Kesehatan RI untuk mendampingi sejumlah daerah terpilih di Indonesia dalam menata ulang perencanaan strategis dan operasional pada Dinas Kesehatan.

“Tujuan utama kami adalah menyelaraskan perencanaan kabupaten dengan kebijakan nasional, baik yang bersumber dari Kementerian Kesehatan maupun Kementerian Dalam Negeri. Kami juga mengusulkan penguatan Sistem Kesehatan Daerah (SKD) sebagai fondasi hukum dan operasional bagi pembangunan kesehatan di Tubaba,” jelas drg. Tito.

Tim pakar dari UNAIR yang diturunkan mencakup lintas disiplin ilmu, mulai dari Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, hingga Data Science. Hal ini bertujuan agar analisis situasi kesehatan di Tubaba dapat dipetakan secara akurat dari sisi medis maupun sosiografis.

Berdasarkan hasil koordinasi, tahapan pendampingan akan memasuki fase krusial pada awal Juni mendatang. Workshop pertama dijadwalkan pada 2 hingga 6 Juni 2026, yang akan melibatkan jajaran lintas sektoral seperti Bappeda dan BPKAD.

Workshop ini akan fokus pada analisis mendalam terkait status kesehatan dan kebijakan anggaran, yang hasilnya akan dievaluasi langsung oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta pada akhir Juni. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan dokumen perencanaan yang menjadi katalisator bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Tulang Bawang Barat.

(Der)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top