Geliat Bandar Lampung

Ikuti Larangan Mudik, DAMRI Setop Operasi Bus AKAP

Ilustrasi / Ist

Bandar Lampung, www.lampungmediaonline.com — PerumDAMRI Lampung membatalkan semua perjalanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) sementara waktu. Hal ini terkait larangan mudik oleh pemerintah pusat untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Mulai kemarin, Jumat (24/4) kita sudah tidak melayani pemberangkatan penumpang bus AKAP,” kata General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung Suranto di Bandarlampung seperti dikutip Antara, Sabtu (25/4).

Dia mengatakan penghentian operasi bus AKAP tersebut untuk mendukung upaya pemerintah dalam menangani wabah virus corona.

Ia menyampaikan pihaknya akan mengembalikan uang para penumpang yang telah memesan tiket di DAMRI untuk keberangkatan luar kota maupun provinsi secara penuh.

“Kita akan kembalikan 100 persen uang tiket para penumpang tanpa potongan,” katanya.

BACA JUGA:  KPKAD LAMPUNG: Revisi Permendikbud bukan hanya Pesertase PPDB tetapi harus menyeluruh

Dia mengatakan bagi para penumpang yang ingin mengambil uang pembelian tiket, mereka bisa langsung ke kantor maupun stasiun, atau bisa juga melalui transfer.

“Penumpang bisa minta langsung ganti uang atau dengan (transfer) rekening juga kita layani,” ujarnya.

Sementara itu, DAMRI akan tetap melayani perjalanan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan tidak ada pembatalan perjalanan penumpang dalam hal ini.

“Kalau AKDP kan penumpang naik turunnya jarak dekat jadi tidak ada pembatalan perjalanan,” katanya.

Dalam menekan penyebaran virus corona, pemerintah telah mencegah masyarakat untuk mudik dengan menerapkan larangan sementara penggunaan sarana transportasi pada 24 April hingga 31 Mei 2020. Sejumlah armada bus wilayah yang masuk zona merah corona dilarang mengangkut penumpang yang ingin mudik.

BACA JUGA:  Yustin Ridho Ficardo Serahkan Hibah Barang Pembentukan Desa Model dan Hibah Barang Bumdes Mandiri Bersatu

Pelabuhan Merak, Banten, awalnya menyatakan tidak akan melayani penumpang yang akan menyeberang menuju Bakauheni mulai Jumat (24/4). Hal itu disampaikan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merek, Hasan Lessy lantaran menyesuaikan larangan mudik dari pemerintah.

Namun belakangan, Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Banten, Nurhadi Unggul Wibowo menyatakan tidak jadi menghentikan layanan angkut penumpang di Pelabuhan Merak selama ada larangan mudik. Pelabuhan Merak tetap melayani penyeberangan orang, baik dari Jawa menuju Sumatera atau sebaliknya.

BACA JUGA:  Selain Menulis Esai, Pemprov Lampung Lombakan Konten Positif dan Foto

Nurhadi menjelaskan larangan mudik hanya berlaku bagi zona merah atau wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dia mengatakan hal ini sesuai dengan Permenhub nomor 25 tahun 2020. (Antara)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top