Peristiwa

TSUNAMI DI LAMSEL 108 ORANG DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA


Lampung Selatan, www.lampungmediaonline.com – Bencana Tsunami yang melada sejumlah wilayah Pesisir Pantai Lampung Selatan disebabkan longsor ke laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepastian ini setelah BMKG mengumpulkan data lebih lanjut usai tsunami.

“Kami mengamati bersama citra satelit Anak Gunung Krakatau ternyata kolaps. Di situ kolapsnya ini lah akhinya mengakibatkan longsor ke arah laut dan akhirnya menimbulkan tsunami. Jadi tsunami ini memang ada kaitannya dengan erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Kepala BMKG Dwikorita Kurnawati di Kantor BMKG, Jakarta, Senin (24/12/2018).Dikutip Detikcom.

Dia mengatakan ada juga geteran tremor setara dengan gempa berkekuatan magnitudo 3,4. Tremor itu merupakan gempa vulkanik.

“Dari data yang kami peroleh berikutnya di situ tercatat ada tremor yang diklasifikan tremor itu adalah gempa vulkanik. Jadi kejadian tsunami ini erat kaitannya sebagai dampak lanjut tidak langsung dari erupsi Gunung Anak Krakatau,” ucapnya.

“Gempa vulkanik tadi ternyata itu yang memicu terjadinya kolaps atau longsoran dianalisis setara dengan kekuatan dengan magnitudo 3,4,” sambungnya.

Menurutnya, saat itu yang terjadi bukan cuma satu fenomena. Tsunami itu terjadi saat adanya gelombang tinggi akibat air pasang.

Sementara,berdasarkan data di Posko TIM DIV Indonesia BIDDOKKES Polda Lampung Jumlah korban meninggal 108 jenazah. Teridentifikasi 99 jenazah Belum teridentifikasi 9 jenazah.

Untuk Korban luka sebanyak 240 orang, dengan rincian di RSUD Bob Bazar 223 orang, Puskesmas Way Muli 6 orang, Puskesmas Sukaraja 6 orang, Puskesmas Banding 5 orang.

Sumber: Posko TIM DIV Indonesia BIDDOKKES Polda Lampung

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top