Geliat Lamtim

Nelayan Lampung Timur Besok Gelar Pertemuan, Bahas Tambang Pasir di Sekopong


Lampung Timur www.lampungmediaonline.com – Menindaklanjuti pertemuan antara Masyarakat nelayan kabupaten Lampung Timur dengan pihak Forkompinda Kabupaten Lampung Timur dan Provinsi Lampung, Dewan pimpinan cabang (DPC) himpunan nelayan Indonesia Lampung Timur akan menggelar pertemuan dengan seluruh nelayan pesisir timur di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur pada rabu 05/12/18 besok.

Ketua Himpunan nelayan seluruh Indonesia (HSNI) Lampung Timur Bayu Witara saat di konfirmasi membenarkan bahwa akan di lakukan pertemuan dengan seluruh nelayan pesisir timur guna membahas permasalahan isu penambangan pasir di wilayah pulau sekopong.

“iya kita sudah buat undanganya dan kita tembuskan ke pihak Dinas kelautan dan perikanan Kabupaten Lampung Timur serta pihak kepolisian Polsek Labuhan Maringgai ” ujarnya.

Baca juga :

Lebih lanjut kata Bayu Witara pertemuan itu adalah tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di aula atas kantor Pemerintah kabupaten Lampung Timur pada kamis 29/11/2018 lalu.

” Tujuannya sih Saya secara HNSI dan pribadi hanya Kali saja bisa mengantisipasi ketika ada problem kedepan jangan sampai terjadi anarkisme” ungkap Bayu.

Pada pertemuan sebelumya yang di gelar oleh Pemerintah kabupaten setempat menghasilkan tiga poin tuntutan dari Masyarakat nelayan, pada intinya Nelayan pesisir timur menolak adanya ekploitasi pasir laut oleh PT. Sejati 555 Sampurna Nuswantara.

Untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan DPC HSNI Lampung Timur sebagai wadah organisasi masyarakat nelayan yang ada di pesisir timur melakukan sosialisasi agar tidak terjadi tindakan anarkis. (Edi)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top