Geliat Pringsewu

Penegak Hukum Harus Bisa Bertindak Cepat, Terkait Pilkakon Di Gunung Raya Kecamatan Pantura


Pringsewu,

www.lampungmediaonline.com

– Panitia pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Pekon Gunung Raya Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu dan Toyim Yusuf terancam akan berurusan dengan hukum karena telah meloloskan salah satu calon yang bernama Toyim Yusuf yang diduga  tidak memiliki Surat Tanda Tamat Belajar (STTB ) paket A dan B, namun yang bersangkutan Toyim Yusuf bisa mengikuti Pilkakon yang diselenggarakan secara serentak di Kabupaten Pringsewu, Rabu(10/10) yang lalu dan berhasil memperoleh surat terbanyak.

“Toyim Yusuf yang sudah jelas jelas melanggar ketentuan yang berlaku  karena dalam persyratan untuk menjadi Calon Kepala Pekon (Kakon) diwajibkan harus melampirkan foto copy STTB atau Ijazah Tingkat Dasar sampai terakhir yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, justru itu tidak dipenuhi oleh Toyim Yusuf dan yang dilakukan Toyim Yusuf hanya melampirkan foto copy Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM) SABIHI paket A di Kecamatan Kedondong Kabupaten Pasawaran dan Surat Keterangan Kelulusan dari PKBM GEMMA AL-FAJAR Paket B nya, di Kecamatan Gadingrejo Pringsewu

“Ini sudah tugas dan kewajiban panitia Pilkakon ada apanya calon yang tidak memenuhi kriteria untuk menjadi calon Kepala Pekon bisa lolos daan ini juga sudah menjadi kewajiban para penegak hukum untuk secepatnya mengambil langkah  hukum agar masyarakat tidak dibodohi dan ini sudah menjadi konsumsi publik, ada apa sebenarnya dibalik lolosnya calon Kepala Pekon yang tidak memiliki STTB paket A dan paket B bisa lolos karena jika tidak ada apa-apanya tidak mungkin bisa lolos karena sudah jelas dalam persyaratan untuk menjadi calon itu harus ada STTB sesuai ketentuan dan aturan yang tertera,”tegas Suyudi Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pringsewu (AMPP) Kabupaten Pringsewu saat dimintai tanggapannya terkait adanya Calon Kepala Pekon di Pekon Gunung Raya Kecamatan Pagelaran yang diloloskan panitia Pilkakon padahal yang bersangkutan  sama sekali tidak memiliki paket A dan B, Sabtu(3/11).

“Selanjutnya menurut Suyudi ketua PKBM SABIHI Nopriadi yang memberikan SKHU paket A perlu dipertanyakan karena dalam SKHU yang diberikan kepada Toyim Yusuf banyak kejanggalan diantaranya LULUS /TIDAK LULUS tidak di coret, tanggal lahir yang bersangkutan salah dan cap di poto copy SKHU hanya sebagian serta Ketua PKBM GEMA AL-FAJAR  Ajang Ahmad Jaelani itu penting untuk dimintai keterangannya sebagai pihak yang memberikan Surat Keterangan Kelulusan (SKK).

“Jadi terkait masalah ini bukan hanya panitia Pilkakon dan Toyim Yusuf saja yang menjadi bahan pertanyaan publik ,namun Ketua PKBM SABIHI yang menerbitkan  paket A dan ketua PKBM  GEMA  AL-FAJAR yang menerbitkan SKK  paket B perlu juga pertanyaan oleh para penegak hukum,”ujarnya.

Hal yang sama juga dipertanyakan oleh salah satu pejabat di Dinas PMP Kabupaten Pringsewu yang tidak mau disebutkan namanya, Jum’at (12/11) mengatakan kenapa panitia Pilkakon bisa meloloskan Calon Kepala Pekon yang diduga tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan karena sudah jelas dalam persyaratan yang sudah di setujui bersama  bagi calon kepala Pekon harus melampirkan foto copy STTB atau ijazah tingkat dasar sampai  terakhir dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang bukan SKHU yang dimaksud.

“Ini ada apa dengan panitia Pilkakon Pekon Gunungraya Kecamatan Pagelaran Utara”ujarpejabat tersebut penuh tanda tanya.(mega)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top