Geliat Pringsewu

Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2017 Pekon Blitar Rejo Pihak Inspektorat  Sebaiknya Cepat Ambil Tindakan Tegas


 

Pringsewu,

www.lampungmediaonline.com

– Terkait dugaan korupsi yang dilakukan kepala Pekon (Kakon) Blitar Rejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, H.Maryanto sebaik pihak Inspektorat, Kejaksaan maupun pihak Kepolisian Negara  segera melakukan langkah-langkah proses hukum pasalnya di Pekon Blitar Rejo sudah jelas-jelas diakui oleh yang bersangkutan H.Maryanto bahwa DD 2107 lalu itu ada kerugian negara.

“Kalau diakui adanya kerugian negara oleh yang bersangkutan kata Suyudi Gondrong dari Aliansi Masyarakat  Peduli Pringsewu (AMPP) berarti adanya unsur korupsi dalam merealisasikan DD 2017 tersebut sehingga jika pihak yang berwajib tidak menindaklanjutinya bukan tidak mungkin akan ada H.Maryanto lainnya yang berani melakukan tindakan serupa,”ujarnya

“Ini kan sudah jelas jelas diakui oleh yang bersangkutan adanya kerugian negara sebesar Rp 23 juta rupiah dan info yang tersebar bahkan Rp 82 juta pada DD tahun 2017 di Pekon yang bersangkutan sebagai kuasa penerima anggaran semestinya harus mempertanggung jawabkan secara Hukum apapun konsekuensinya jika yang bersangkutan sebagai warga negara yang baik” tegas Suyudi Gondrong saat diminta tanggapannya melalui ponselnya Jum’at(19/10).

Jika para pihak yang berwenang  baik Inspektorat, Kejaksaan maupun  Kepolisian Negara dalam hal tindak pidana korupsi (Tipikor) tidak menindaklanjutinya  saya kuatir pelaku Tindak Pidana korupsi para Kakon dalam merealisasikan DD semakin jadi di Kabupaten Pringsewu dan jika demikian pembangunan tidak akan maksimal.

“Jika para pelaku korupsi dibiarkan berkeliaran saya sendiri yakin DD tahun tahun berikutnya akan selalu digerogoti oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan untuk menjaga hal tersebut tetap berjalan sebagai mana mestinya tiada jalan lain selain bersihkan Kakon dari kioruosi” lagi lagi tegas Suyudi Gondrong.

“Diberitakan sebelumnya Realisasi Dana Desa (DD) tahun 2017 di Pekon Blitar Rejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu menurut berbagai sumber di Pekon  tersebut dalam pembangunan draenase di Pekon tersebut tumpang tindih dengan pembangunan milik  dinas  PU Kabupaten Pringsewu sehingga diduga Negara dirugikan hingga puluhan juta rupiah.

Bahkan bukan hanya  draenase saja nara sumber tersebut juga menyebutkan juga mengatakan pembangunan yang menggunakan eksapator selama 41 hari telah menghabiskan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 638 liter namun dalam hitungannya ada kejanggalan ternyata BBM dalam penggunaan eksapator yang juga milik H.Maryanto tersebut dihitung terpisah yang seharusnya masuk dalam sewa eksapator tersebut sehingga lagi-lagi Negara dirugikan dalam pembangunan yang menggunakan DD di Pekon Blitar Rejo .

“Sudah jelas-jelas ada ketidak beresan dalam pembangunan draenase di Pekon Blitar Rejo karena tumpang tindih dengan pembangunan draenase  milik dinas PU Kabupaten Pringsewu dan pembangunan yang menggunakan eksapator dalam pertanggung jawabannya BBM yang digunakan selama 41 hari tersebut dihitung terpisah sehingga lagi-lagi negara sudah jelas dirugikan atas perbuatan H.Maryanto tersebut” tegas salah satu sumber yang berinisial SR saat ditemui di Blitarejo Rabu(17/10)

“Dikatakan sumber tersebut H.Maryanto dalam pembangunan yang menggunakan DD 2018 juga tidak melibatkan Bendahara Pekon dan Aparatur Pekon lainnya  dan Bendahara sama sekali tidak memegang keuangan di Pekon dan semua yang menyangkut keuangan dikelola sendiri oleh H.Maryanto bahkan Bendahara sempat akan mengundurkan diri.

“Semua yang menyangkut keuangan di Blitar Rejo itu dikelola oleh H.Maryanto” katanya.

Diperoleh informasi dari salah satu sumber di Pemkab Pringsewu H.Maryanto juga harus mengembalikan kerugian Nagara akibat perbuatan yang dilakukannya kata SR hingga Rp 82 juta rupiah dan H.Maryanto merupakan salah satu Kakon yang tidak kooperatif jika dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang terkait.

Sementara yang bersangkutan H.Maryanto saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembangunan draenase tidak tumbang tindih karena milik  Dinas PU Pringsewu dipindahkan ke lokasi lain.

“Itu kan proyek dinas PU Kabupaten Pringsewu tahun 2017 kan sudah beres karena waktu itu saya minta proyek dinas PU tersebut dipindahkan ke lokasi lain dan akhirnya RT 08  RW 03 Pekon saya jadi tidak ada masalah karena saya sudah keruk terlebih dahulu dan itu tidak masalah” tegas H.Maryanto Rabu(17/10).

Terkait Laporan Pertanggung Jawaban(LPJ) yang menggunakan eksapator memang benar seperti itu LPJnya dipisah antara Eksapator yang digunakan dengan BBM tetapi itu merupakan petunjuk dari Dinas PMP Kabupaten Pringsewu dan pendamping persoalannya ini juga sudah diperiksa di inspektorat.

“Ini semua petunjuk dari Dinas PMP Kabupaten Pringsewu dan Pendamping Desa memang harus begitu laporannya harus dipisah, pendamping itu kan dari Kementrian masa dia salah”ujarnya.

Tentang adanya kerugian negara yang dilakukannya sebesar Rp 82 juta rupiah itupun tidak benar kata H.Maryanto adapun yang ada memang dirinya suruh mengembalikan kerugian negara sebanyak Rp 23 juta namun sampai saat ini H.Maryanto belum mengembalikannya karena nunggu perhitungan terlebih dahulu.

“Memang ada kerugian negara katanya Rp 23 juta bukan Rp 82 juta, saya siap mengembalikannya kalau sudah jelas ” katanya.

H.Maryanto menyangkal kalau dirinya dikatakan tidak melibatkan Bendahara Pekon, Sekretaris Pekon dan Aparatur Pekon lainnya dalam merealisasikan DD  karena kata dia dirinya tidak mungkin bisa bekerja sendirian dalam mengelola DD tetapi jika dikatakan Bendahara tidak memegang keuangan kata dia memang benar karena untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan alasannya.

“Bendahara Pekon memang tidak memegang keuangan DD tersebut karena menjaga hal hal yang tidak kita inginkan bersama bukan tidak dilibatkan dan ketika ada yang akan dibayar ya saya berikan dananya melalui bendahara”ujarnya. (mega)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top