politik

Berpikir dan Bertindak Sederhana, Namun Kaya Dalam Karya, Muzzamil: Speechless Saya

Ilustrasi meme Jokowi mengenakan kaos hijau bertulis Gusdurian, lengkap dengan gambar Gus Dur. Foto: Net

Bandar Lampung, www.lampungmediaonline.com –Pernyataan politik Yenny Wahid, mewakili sikap resmi keluarga Presiden RI ke-4, mendiang KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan segenap simpatisannya, Gusdurian tergabung Rumah Pergerakan Politik Gus Dur, mendukung paslon capres-cawapres RI 2019-2024 nomor urut 1, petahana Jokowi-KH. Ma’ruf Amin, di Kalibata, Jakarta, Rabu (26/9/2018) petang, seketika jadi topik politik nomor wahid dan menohok jagat linimasa.

Respons politik beragam segera bertalu godam. Tak kurang, cawapres KH. Ma’ruf Amin, yang berterima kasih dan gembira harapannya terkabul, Ketum Partai NasDem Surya Paloh yang mengaku bersyukur, hingga sambutan Waka TKN Jokowi-KH. Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding, yang senang jika Yenny bersedia bergabung di jajaran TKN.

Media sosial kontan banjir meme kreatif dari relawan siber pengagum Gus Dur maupun pendukung Jokowi-KH. Ma’ruf Amin. Pro kontra pun beragam mantra.

Komentar sarat makna, antara lain datang dari Muzzamil, mantan aktivis 1998 yang kini selain berwirausaha juga bergabung dengan relawan pemenangan Jokowi- KH. Maruf Amin, Bravo-5.

“Speechless saya. Sungguh, kena di hati. Secara perspektif multikulturalis, Yenny Wahid bukan saja mewarisi darah biologis Gus Dur, lebih dari itu, ia cerdas memilih kata dan layak sandang mewarisi darah ideologis ayahnya,” ujar Muzzamil, Kamis (27/9/2018), dini hari, berkomentar.

“Jujur, bukannya takabur atau mendahului kehendak Allah Yang Maha Kuasa, tetapi saya kok makin ke sini makin melihat, tanda-tanda kemenangan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin makin dekat,” tambah dia, yang mengaku tercekat menyaksikan kata demi kata Yenny Wahid, live di layar kaca itu.

Menurut Muzzamil, terkait dinamisasi proses politik elektoral ini, kontekstualitas pernyataan Yenny, kontan mengingatkan pada pernyataan KH. Arief Mahya, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Lampung kepada salah satu media daring, yang 14 Agustus lalu, membezuk mubaligh dan veteran kemerdekaan 92 tahun itu di salah satu RS swasta di Bandarlampung.

“Penetapan Hari Santri Nasional 22 Oktober, introduksi program Bank Wakaf Mikro meretas kendala akses pasar pelaku UMKM sekitar pesantren yang digagas Presiden Jokowi bersama OJK RI, seperti yang jamak di Turki, namun masih terkendala kelaziman kita yang baru akrab dengan wakaf tanah, dimana prosesnya banyak melibatkan unsur NU juga MUI, serta ujud kinerja programatik Kabinet Kerja Jokowi sejauh ini dengan NU sebagai ormas Islam terbesar Republik, sekadar bukti,” urai Muzzamil.

“Dalam dimensi politik Islam, ini juga kapital politik dahsyat menghimpun Islam moderat NKRI menuju Nawacita II. Wah, ini bukan cuma magnet, tapi saya lebih elegan menyebutnya, berkah elektoral 92 juta warga NU terhadap paslon 1,” pungkas dia.

Terpisah, Ketua DPC Bravo-5 Kabupaten Pringsewu, Lampung, Dr. (Can) Choirul Anwar pun tak kalah surprise. Lewat kanal WhatsApp, Kamis (27/9/2018 pukul 05.50 WIB, aktivis muda NU ini mengaku bertambah tebal keyakinan politiknya.

“Pernyataan Mbak Yenny Wahid sangat spektakuler, untuk mendulang suara (paslon) nomor 1. (Saya) menjadi lebih yakin lagi. Untuk menang telak, Jokowi-Ma’ruf Amin memimpin Indonesia 2019-2014, (Indonesia) menjadi makmur dan sejahtera!” sebut pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Anwar, Dusun Bulusari, Pekon Bulukarto, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu ini. [red/mzl]

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top