Pendidikan

Book Review Oleh Miftakhul Aini 


TUGAS MANDIRI

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Azas-azas Manajenem yang dibina oleh Hayat, S.AP., M.Si.

 

REVIEW TERHADAP BUKU MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK YANG DITULIS OLEH BAPAK HAYAT, S.AP., M.Si.

 Disusun Oleh :

Miftakhul Aini                21701091142

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

( Ilmu Administrasi Negara )

2018

 

 

 

Judul Buku      : Manajemen Palayanan Public

Nama Penulis  : Hayat, S.AP., M.Si

Tahun Terbit    : Januari 2017

Penerbit           : Rajawali Pers, Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT Raja Grafindo                                             Persada, Depok.

Reviewer         : Miftakhul Aini (21701091142)

 

Dalam tugas azas-azas manjemen kali ini saya akan mereview buku yang bertajuk Manajemen Pelayan Public yang ditulis oleh Hayat, S.AP., M.Si. pada bagian pendahuluan dijelaskan tentang pelayanan public yang merupakan pelayanan dasar dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan (Hayat, 2017:1). Disini dapat diartikan bahwa dalam sistem peerintahan yang demokratis dengan sistem yang dari rakyat, oleh rakya,dan untuk rakyat, public atau rakyatlah yang merupakan aspek utama dalam pemerintahan. Dalam sistem pelayanan public kepentingan rakyatlah yang harus diutamakan. Pelayanan public dapat dijadikan indicator dalam menggukur keberhasilan sebuah sistem penyelenggaraan pemerintahan. Dalam artian bahwa apabila masyarakat dapat terpebuhi kebutuhan (pelayanan public) seperti pelayanan jas, pelayanan baarang, dan pelayanan administrasi dengan baik, maka dapat diartikan kebijakan pemerintah dalam pelayanan public berjalan dengan baik atau mencapai keberhasilannya untuk kepentingan bersama.

Selanjutnya dibahas lebih lanjut tentang Manajemen dan Pelayanan. Manajemen merupakan aspek utama dalam sebuah organisasi di samping pemimpin, SDM, sarana prasarana, dan sumber dana. Disebutkan bahwa manajemen merupakan penggerak dalam organisasi (Hayat,  2017:8-9). Dapat diartikan manajemen merupakan nyawa dalam sebuah sistem organisasi atau pemerintahan. Manajemen merupakan suatu cara untuk mengatur segala kinerja dan juga proses dalam sebuah organisasi. Organisasi public atau pemerintahan harus memiliki manajemen public yang baik agar dapat mencapai tujuan yang lebih efektif dan efisien untuk kepentingan masyarakatnya.

Organisasi public dan manajemen public memiliki keterkaitan yang erat dalam proses kinerja untuk dapat mencapai pemerintahan yang baik atau good governance. Dalam rule atau hubungan antara manajemen public dan organisasi public dapat digambarkan sebagai berikut:

Organisasi Pemerintahan

membutuhkan

Manajemen Public

membutuhkan

Aparatur Negara (SDM) yang berkualitas

menghasilkan

Good Governance

 

Manajemen disini dapat diartikan sebagai proses dar perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Manajemen public dapat berjalan dengan baik apabila didukunga oleh aparatur negra yang berkualitas. Kualita aparatur negara dapat berpengaruh pada keberhasilan pelayanan public dalam sebuah pemerintahan. Kuaitas aparatur negara dapat dilihat dari: latar belakang pendidikan akademis, wawasan dan pengetahuan, mutu kerja, mutu proses, moral dan etos kerja. Apabila aparatur negara berkalitas, maka akan mampu mengikuti alur manajemen dengan baik sehingga akan mampu menciptkan sistem organisasi pemerintahan yang baik (good governance).

Pada bagian berikutnya dalam buku manajemen pelayanan public dibahas lebih lanjut mengenai konsep, fungsi, dan tujuan pelayanan public.

  • Konsep Pelayanan Public

Secara hukum konsep pelayanan public diatur dalam undang-undang No. 25 tahun 2009 tentang pelayanan public. Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa pelayanan public memiliki tiga konep, yaitu pelayanan jasa, pelayanan barang, dan pelayanan administrasi. Dalam konsep pelayanan public terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengoptimalan pelayanan public (Hayat, 2017:27), antara lain:

  • Kepemimpinan

Pemimpin merupakan penggerak utama dalam sebuah organisasi (Hayat, 2017:28), karena pemimpin merupakan seorang yang mempunyai otoritas yang tinggi dalam sebuah organisasi yang dapat digunakan untuk mengartur orang lain agar dapat mencapai tuuan yang telah ditetapkan. Seorang pemimpin harus bsa mengambil keputusan atau kebijaksanaan untuk organisasi dan anggotanya. Seorang pemimpin juga harus dapat mempertanggungjawabkan keputusan atau kebijakan yang telah diambil.

Ada beberapa karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin antara lain, karakter konseptual. Karakter konseptual disini dapat diartikan bahwa seorang pemimpn harus mampu merencanakan dan merancang kebijakan apa yang akan dijalankan oleh organisasinya.

Karakter kemanusiaan juga diperlukan oleh seorang pemimpin. Karakter kemanusiaan dapat diartikan bahwa seorang pemimpin harus meemiliki rasa kemanusiaan. Meskipun memiliki kedudukan yang memegang otoritas, akan tetapi tidak boleh terlalu otoriter kepada anggota organisasinya. Dalam hal in dapatdiartikan bahwa seorang pemimpin yang baik seharusnya tidak bawahannya dan memaksakan kehendak kepada bawahannya.

Keterampilan administrasi dan teknologi. Seorang pemimpin harus memiliki keterampilan administsi dan teknologi, karena dua aspek tersebut merupakan dasar dari sebuah pelayanan public. Oleh karena itu sudah seharusnya seorang pemimpin lebih memahami maalah administrasidan penggunaan teknolgi dari pada bawahnnya.

Disamping keterampilan-keterampilan diatas, seorang pemimpin juga harus mampu memotivasi pegawainya agar dapat bekerja dengan lebih baik. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pemimpin agara bwahanya dapat termotivasi antara lain dengan cara memberikan contoh langsung melalui tindaka tetang car kerja yang baik dan memberikn reword atau pengharagaan kepada bawahan yang menghasilkan kinerja yang baik.

Selain itu seorang pemimpin juga harus komunikatif. Dalam artian bahwa seorang pemimpin juga harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan bawahannya, mampu menyampaikan gagasannya dengan lugas dan baik agar dapat meyakinkan semua pihak yang terlibat dalam kerjasama dengan organisasi atau pemerintahan.

  • Budaya Organisasi

Merupakan kebiasaan-kebiasan yang dilakukan oleh sebuah organisasi dalam menjalankan tugas dn fungsinya. Budaya organisasi dapat diartikan sebagai budaya kerja dalam organisasi yang meliputi disiplin, sopan santun, tertib, akuntabel, etika kerja, professional, berkarakter dan transparan.

  • Kelembagaan

Kelembagaan merupakan area dimana kewenangan untuk dapat menjadi pengendali proses pelayanan yang diberikan. Dapat diartikan bahwa kewenangan dalam kelembagaan merupakan focus dalam pelayanan public. Sedangkan kelembagaan dalm organisasi merupakan tempat pelayanan dilakukan, dapat diartikan bahwa kelembagaan dalam organisasi merupakan locus dari pelayanan public.

 

  • Standar Pelayanan

Optimalisasi pelayanan public jugadipengaruhi oleh standar pelayanan yang diberikan. Standar pelayanan (LAN, 2010) meliputi standar waktu penyelesaian, standar biaya, persyaratan, prosedur, dan dassar hukum pelayanan (Hayat, 2017:39).

Standar waktu pelayanan berhubungan dengan kecepatan waktupelayanan. Diera modern saat ini dengan mobilitas manusia yang tinggi, manusia dituntut untuk dapat melakukan pekerjaannya atau urusannnya dengan lebih cepat, efektif, dan efisien. Sama halnya dengan pelayanan public, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, efektif,dan efisien untuk menghemat waktu dan tenaga mereka. Oleh karena itu harus ada standar waktu pelyananan dalam perkara pelayanan public. Standar waktu pelayanan akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penerimam pelayanan.

Standar biaya dalam pelayanan public juga mempengaruhi penilaian masyarkat tehadap proses dan kinerja pelayan public. Masyarakat secara umum tentu akan memilih harga yang murah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Begitu pula dengan biaya pelayanan yang diinginkan oleh masyarakat dalam pelaynan public. Akan tetapi besaran biaya yang arus dikeluarkan oleh masyarakat juga harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang didapatkannya.

Persyaratan dalam standar pelayanan juga harus diperhatikan demi kelancaran dalam proses pelayanan public persyaratan dapat berbentuk kelengkapan berkas-berkas yang akan digunakan untuk proses pelayanan.

Prosedur dalam standar pelayanan public merupakan tata urutan sebuah proses dalam proses pelayanan public. Dalam proses pelayanan public masyarakat harus mematuhi prosedur yang ditetapkan demi kelancaran dan kenyamanan bersama. Akan tetapi sering kita jumpai masyarakat yang curang dengan bekerja sama dengan oknum-oknum naal pegawai pemerintahan agar dapat melewati prosedur-prosedur yang ada dengan tujuan pribadi atau dengan tujuan untuk lebih cepat mendapatkan pelayanan public. Hal inilah yang dapat memicu terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam sistem pelayanan public.

Dasar hukum dan pelyanan juga sangat penting berhbungan dengan standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dasar hukum dan pelayanan tidak hanya harus dipahami oleh aparatuur negara saja, tapi masyarakat sebagai pihak yang menerima pelayanan juga haarus diberikan sosialisasi tentang dasar hukum pelayanan. Hal ini bertujuan untuk lebih teraturnya pelayanan public, dan lebih patuh dalam proses pelayanan untuk memudahkan proses pelayanan agar mendapatkan hasil yang efektif dan efisien. Dipahaminya dasar hukum pelayanan juga dapat mencegah dari pproses terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.

  • Pengendalian Dan Evaluasi

Pengendalian dan evaluasi merupakan sebuah sistem dalam sebuah organisasi atau pemerintahan. Pengendalian dan evaluasi bertujuan untuk memperbaiki klemahan dan kekurangan yang terjadi dalam organisasi atau pemerintahan (Hayat, 2017:43).

Pengendalian merupakan suatu cara untuk meminimalisir terjadinya kerugiian dalam organisasi. Dan evaluasi merupakan penilaian terhadap cara kinerja dan hasil kinerja dalam organisasi. Evaluasi bertujuan untuk mengetahui apakah kinerja yang dilakukan oleh sebuah orgaisasi mencapa keberhasilan atau tidak, untuk mengetahui kekurangan dankelemahan dari kebijakan yang dijalankan oleh suatu organisasi. Kemudia dari hasil evaluassi tersebut dapat merencanakan langkah apa atau kebijakan apa yang dapat diambil atau dijalankan kemudian untuk mengatasi kekurangan tersebut.

  • Sarana Dan Prasarana

Sarana dan prasaran dapat mendukung kesuksesan dalam kinerja sebuah organisasi. Sarana dan prasaran menjadi aspek pelengakap dalam proses pelayanan public. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana pendukung dapat menciptakan kenyamanan pekerja dan juga masyarakat dalam proses pelayanan public.

  • Penggunaan Teknologi Informasi

Teknologi informasi ssaat ini menjadi kebutuhan masyarakat secara umum. Penggunaan teknologi juga dapat membantu menyelesaikan berbagai tugas administrasi maupun konektivitas antar instansi ( Hayat, 2017:46-47). Dapat diartikan bahwa teknologi merupakan sarana dan prasarana utama untuk mendukung jalannya proses pelayanan public. Kecanggihan teknologi dapat mengatasi dan mempermudah permasalahan dalam proses pelayanan public. Oleh karena itu kecakapan apratur negara mengenai teknologi harus dipertimbangkan dalam proses rekrutmen pegawai.

  • Fungsi Pelayanan Public

Berdasarkan Undang-undang No.25 tahun 2009 pasal 2 tentang pelayanan public, pelayanan public dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum dalam hubungaan antara masyarakat dan penyelenggara dalam pelayanan public.

 

Lebih lanjut dalam buku Manajemen Pelayanan Publik dibahas mengenai sumber daya aparatur pelayanan public. Sumber daya manusia atau sumber daya aparatur merupkan aspek utama dalam mencapai tujuan organisasi. Sebagai aspek utama yang mengatur dan menjalankan sistem atau manajemen yang menjalankan organisasi menjadi tumpuan utama dalam organisasi terhadap produktivitas atau output yang diharapkan bersama. Sumber daya manusia mempunyai peran strategis terhadap tujuan organisasi, bahkan menjadi sentral terhadap keberadaan organisasi. Begitu juga sumber daya-sumber daya lain, dikelola dan dikembangkan melalui sumber daya manusia organisasi, (Hayat, 2017:105).

Sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan dalam proses pelayan public demi tercapainya tujuan dengan lebih efisien dan efektif dalam pelayanan. Sumber daya manusia yang berkualitas dapat dilihat dari beberapa aspek antara lain latar belakang pendidikan akademis, wawasan dan pengetahuan, mutu kerja, mutu proses, moral, dan etos kerja yang dimiliki.

Rekrutmen dan promosi sumber daya aparatur menjadi topic pembahsasn selanjutnya. Rekrutmen merupakan proses penerimaan aparatur negara. Dalam proses melakuakan rekrutmen perlu diperhatikan beberapa aspek sebagai syarat penyeleksian calon pegawai, seperti latar belakang akademis yang dimiliki oleh seorang calon pegawai pemerintah, kemampuan, keterampilan dan juga wawasan seorang calon pegawai perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari persyaratan rekrutmen pegawai. Pemberian promosi kepada aparatur negara juga perlu dilakukan kepada pegawai yang menghailkan kinerja yang baik dan optimal demi memotivasi pekerja aparatur negara untuk melakukan pekrjaannnya dengan lebi baik lagi.

 

 

 

Lebih lanjut dibahas dalam buku Manajemen Pelayanan Publik adalah mengenai reformasi birokrasi pelayanan public. Menurut KBBI (2008) reformasi merupakan perubahan untuk perbaikan suatu masyarakat atau pemerintahan (biasanya dibidang politik, agama, social, dan lain-lain). Sedangkan birkrasi merupakan sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintahan karena berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan. Reformasi birokrsi dapat disimpulkan sebagai perubahan terhadap pemerintahan menuju perubahan yang lebih baik (Hayat, 2017:135).

Dapat diartikan bahwa reformasi birokrasi merupakan suatu proses perubahan dari sistem yang berlaku sebelumnya ke sistem baru yang lebih inovatif untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Reformasi perlu dilakuakan untuk dapat meenuhi kebutuhan oleh masyarakat yang terus berkembang dan meningkat. Reformasi birokrasi mulai berkembang sejak runtuhnya pemerintahan era orde baru. Ketidak puasan masyarakat terhadap pemerintahan kala itu memicu timbulnya keinginan-keinginan masyarakat untuk perubahan dalam sistem pemerintahan.

Dalam buku Manajemen Pelayanan Publik ini dijelaskan juga mengenai onsep reformasi birokrasi, secara koseptual pelaksanaan reformasi birokrasi adalah dalam rangka meningatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan (Hayat, 2017:141). Dapat diartikan bahwa konsep reformsi birokrasi betujuan untuk memperbaiki sistem pemerintahan agar lebih transparan, adil, dan bertujuan untuk kepentingan bersama.

Pada bagian terakhir buku Manajemen Pelayanan Publik menjelaskan tentang good governance. Prisip penting dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah good governance ( pemerintahan yang baik ). Good governance sebagai tujuan utama dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai goals, tentunya good governace membutuhkan sebuah proses penyelenggaraan pemerintahan yang berkualitas, professional, dan akuntabel (Hayat, 2017:165).

Governance dapat berarti cara, penggunaan, atau pelaksanaan dalam pemerintahan. Dalam governance terdapat kesetaraan kedudukan dan hanya berbeda dalam fungsi kerjanya. Dapat disimpulkan bahwa governance merupakan kegiatan, proses, atau kualitas pemerintah dan bukan tentang struktur pemerinthan, tetapi tentang kebijakan yang dibuat dan efektifitas dari penerapan kebijakan. Dalam sistem governance kebijakan tidak dibuat oleh seorang pemimpin saja atau satu kelompok, akan tetapi kebijakan tercipta dari proses konsultasi dari berbagai pihak yang terkait dengan kebijakan itu. Governance dapat berfungsi sebagai pengelolaan masyarakat yang kompleks. Dalam sistem kerjanya governance melibatakan koordinasi banyak lembaga di sector public maupun sector swasta.

 

DAFTAR PUSTAKA

Hayat, S.AP., MS.I. 2017. Manajemen Pelayanan Publik. Depok: Rajawali Pers, PT RajaGrafindo Persada

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top