Pendidikan

Book Review Oleh Igul


Na ma                       :Igul

Npm                         :21701091167

Jurusan                     :Ilmu administrasi negara

Kelas/smster             :Negara E / 2(dua)

Dosen                       :Hayat S.Ap,M.Si

Matakuliah               :azaz-azaz manajemen

Topik                        :8 (delapan)

REVIEWE  BUKU

“MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK”

 

  • LATAR BELAKANG

Pelayanan publik merupakan pelayanan dasar dalam peyelenggaraan pemerintahan. Pelayanan public sebagai indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintahan, baik ditingkatan pusat maupun daerah. Penyeleggaraan  pemerintahan dikatakan baik jika pelayanan publik yang di lakukan berorientasi pada kepentingan masyarakat, pelayanan yang baik dan berkualitas memberikan implikasi kepuasan kepada masyarakat, karena masyarakat secara langsung menilai terhadap kinerja pelayanan yang di berikan, indikator kepuasan masyarakat itulah yang menjadi tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan pemerinthan.

  • MANAJEMEN DAN PELAYANAN

Setiap organisasi mempunyai kerangka dasar untuk melakukan kegiatan organisasi sesuai dengan tujuan yang di harapkan. Ada kepemimpina, sarana prasarana, sumber daya manusia dan pendanaan sebagai satu kesauan yang tidak dapat di pisahkan satu sama lainnya. organsasi adalah batang tubuhnya, sementara manajeman adalah penggerak dari batang tubuh organisasi untuk mencapai tujuan yang di harapkan dan terus berkembang serta semakin baik.

Organisasi merupakan wadah yang mengorganisir seluru komponen organisasi untuk berkerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, dalam organisasi ada sistim yang di jalankan oleh seorang pemimpin untuk melakukan berbagai tindakan organisasi agar tercapai tujuan yang di harapkan bersama.proses manajemen itu menurut Safroni (2012) adalah suatu siklus, apabila prosesnya berkualitas maka akan menghasilkan perbaikan yang berkelanjutan yang beriplikasi pada kinerja. Kinerja aparatur brdampak pada outup yang hasilnya menjadi lebih baik dan sesuai dengan harapan.kinerja tentunya didukung olesumber daya aparatu yang baik, kompeten, dan berkualitas, siklus iniah yang menjadi “metabolisme” terhadap organisasi untuk menhaslkan organisasi yang sehat.

  • PENGERTIAN PELAYANAN PUBLIK

Undang-undang No 25 tahun 2009 tentang pelaynan publik memberikan definisi pelayanan public adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan pelayanan sesuai dengan peraturan undang – udangan  bagi setiap warga dan peduduk atas barang, jasa atau pelayanan administrantif yang di sediakan oleh penyelenggaraan pelayanan public.

Menurut welis dan Gilman (2005), bahwa pelayanan publik adalah kepercayaan publik. Pelayanan publik di laksanakan secara bertanggung jawab  dan sesuai dengan peranturan yang ada. Nilai akubalintas pelayanan yang di berikan dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat tentang pelayanan yang di berikan, Sementara itu dalam konteks pelayaanan publik adalah melayani kebutuhan yang berkaitan dengan kepentingan publik. Pelayanan public adalah melayani secara keseluruhan aspek pelayanan dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk dipenuhi sesuai dengan ketentuanya. pelayanan publik mejadi suatu sistim yang dibangun dalam pemerintahan untuk memenuhi unsur kepentingan rakyat.

Kekayaan sumber daya aparatur adalah unsur utama dalam peberian pelayanan. Aparatur yang bersentuhan secara langsung dengan masyarakat sebagai penerima pelayanan oleh karena itu kompetensih dan akuntabilitas yang komprehensif menjadi keniscayaan karena hal  itu terkait dengan tugas dan fungsih yang melekat pada dirinya .

  • KONSEP PELAYANAN PUBLIK

Amanant undang – undang No 25 tahun 2009 mejadi acuan bagai pyelenggaraan nega utuk meberikan pelayanan secara omptimal dan maksimal. Pelayaanan yang maksimal dan omptimal mejadi tujuan bagi masyarakat dan menerima peoayanan. Kesenambungan seperti itulah yang memberikan dampak kepercayaan kepada masyarakat.

Pelyanan tidak ditafisikan hanya dengan kontekstualitasnya saja, tetapi harus di implementasihkan  secara subsintasihkan bahwa siapa yang melayani dan bagaimanan pelayanannya harus diakutalitaskan dengan penuh tanya jawab dan professional.

Pasal 5 UU NO 25/2009 meyebuntkan bahwa,ruang lingkup pelayanan publik adalah meliputi pelayanan barang publik serta pelayanan administratif yang di atur sesuai degan ketentuan yang berlakuh. Peberian pelayanan dalam ruang  lingkump tersebunt harus dipenuhi oleh pemerintahan secara baik dan akuntabel dan maksimal, sehingga kepuasan masyarakat dalam penerimaan pelayanan dapat terpenuhi.

Ruang lingkup pelayanan publik dalam bidang jasa seperti dalam ayat (2) pasal 5 meyebutkan bahwa pendidikan, pengajaran, pekerjan dan usaha, tepat tinggal dan komunikasih dan informasih lingkugan hidump, kesehatan, jaminan sosial, energi, pembangkaan peghumbungan sumber daya alam manusia para wisata dan sektor strategi lainnya. (UU No 25/2009).pemenuhan terhadap ruang lingkump pelayanan public harrus dipenuhui oleh negara sebagai peyelngaraan pelayanan terhadap masyarakat sebagai penerima pelayanan.

Sementara pelayanan barang publik seperti yang tercantum dalam pasal 5 ayant (3) yainti meliputi:

  1. Pengadaan dan peyaluran barang publik yang dilakuan oleh instansi pemerintahan yang sebagian atau seluruhnya dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan /atau anggaran pedapatan dan belaanjaah daaerh.
  2. Pengadaan dan peyeluruhan barang miliki  public yang dilakukan oleh suatu badan usaha yang modal pendirianya sebagian atau selurhnya bersumber dari kekayaan negara dan /atau kekayaan daerah yang dipisahkan.
  3. Pegadaan dan peyeluruhan barang publik yang pembiyaannya tidak bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau anggaran pendapatan dan belanja daerah atau badan usaha yang modal pendiriannya sebagian atau kekayaan daerah yang di pisahkan, tetapi ketersediaannya menjadi misi negara yang di tetapkan dalam peraturan undang-undang.

Sementara itu dalam aspek pelayanan jasa public di ataur dalam ayant (4) yaitu:

  1. Penyediaan jasa public oleh instansi pemerintahan yang sebagai atau seluruh dananya bersumber dari angaran pendapatan belanja negara dan/atau agaran daerah.
  2. Penyediaan jasa public oleh suatu badan usaha yang modal pedirianya sebagian atau seluruhnya bersumber dari kekayaan negara dan /atau kekayaan daerah yang di pisahkan
  3. Penyediaan jasa public yang pembiayaannya tidak bersumber dari anggaran pendapatan dan belanjaa negara atau angaran pedapataan dan belanja dearaah.

Ketiga aspek pelaayaanan public tersebut di atas harus diselenggarakan secara optimal dan berkualitas oleh pemerintah dalam rangka menjalankan amanah masyarakat dalam pemerintahan terhadap kepentingan masyarakat.

Omptimal pelayanan public adalah keniiscayan bagi pemerintah dan menjadih ciri – ciri masyarakat. Tercapainya reformasih dan birokrasi dalam good governance salah satunya adalah dipegaaruhi  oleh kualitas pelayanan publik yang di berikan secara optimal(organiscaation culture) kelembagan tata kerja standar operation procerdur, standar pelayanan pengelolaan pengadaan masyarakat .

  1. KEPEMIMPIAN (leadership)

Pemimpin merupakan pengarahan utama dalam organisasi.otoritas organisasi berada di tangan pemimpin. Pemimpin juga mejadi kunci keberhasilan dari suatu organisasia seorang pemimpin tidak hanya pengambilan kebijakan dalam orgaanisasih tetapi harus mejadi agen of change dan pelaku dalam orgaanisasi.(hayat 2014) sehingga pasti pemimpin bisa melakukan control penuh terhaandap jajaran nya.

Keterampillan yang harus di miliki oleh pemimpin antara lain keterampilan konseptual, kemanusian, administrasi dan teknis dominasih.

Kepemimpinan dalam organisasih mejadi ujung tombak keberhasilan dalam peyelenggaraan pelayanan publik hayat (2014).

Kabupaten jember mejadih salah satu contoh aktualisasi kepemimpinan bupati dalam melakukan berbagai terobosan dalam pengelolaan organisasi pemerintahan terobosan terhadap screen yang ada di dalamnya.

Hal ini menujukan bahwa keberadan pemimpin juga harus mejadi motivasi bagi pegawai atau bawahanya untuk melakukan tugas dan fungsinya dengan sebaik – baiknya pemimpin juga harus mampu mentransformasihkan kebaikan – kebaikan dalam organisasih.

Setiap pemimpin harus mempunyai jiwa perubahan tentu perumbahan kearah yang lebih baik. Perubahan ke arah yang lebih baik adalah sebuah keniscaayaan bagi siapa saja termasuk dalaam orgaanisasi .begitu juga dalam kepemimpinan dalam organisasi memerlukan perubahan kearah yang lebih baik.

  • Membangun rasa tentang petingnya perubahan. Setiap perubahan dimulai dari orientasi yang ingin di capai terutama konsep dari seorang pemimpin keperdulian terhadap organisasi harus dijadikan pondasi dalam melakukan perubahan .
  • Melakukan mobilisasi komitmen melalui diagnosis persoalan. langkah selanjuntnya dalam melakukan perubahan adalah melakukan identifikasi personal yang akan timbul jika perumbahan dilakukan,hal ini penting sebagai upaya dalam melakukan mobilisasi komitmen dari setiap unsur organisasi
  • Meciptakan kualisi terarah untuk menciptakan perubahan secara komperhensif tidak bisa di lakukan secara mandiri atau sendiri. setiap perubahan memerlukan kualisi dan kerjasama yang kohesif. membangun kerja sama saja tidak cukup karna akan terlena tapa control terhadap kinerja.
  • Mengkonsolidasihkan pencapaian dan penghasilan lebih banyak perubahan setelah di lakukan target pencapaian jangka pendek akan melahirkan trust kredibilitas, akuntabilitasa dan bergerak maju untuk melakukan perbubahan yang lebih besar
  • Mengawasi kemajuan dan penyusuaian terhadap visi sesuai dengan kebutuhan .setelah perubahan dilakukan tentunya control terhadap pelaksanaan perubahan harus terus di pantau dan di awasi.

 

  1. BUDAYA ORGANISASI(organization culture)

 

Prinsip pelayanan public mejadi renteran birokrasih dalaam pelaksanan peyelngaraan public tergantung seperti apa budaya organisasih yang dibagun dalam organisasih intu sendirih budaya organisasih bukan haany berjalaan dalam organisasih sajaa tapi juga termksunt dalam budayaa masarakaant yaan berbedaa organisasih juga.

  1. FAKTOR KELEMBAGAAN

Kualinta pelayanan public juga dipegaaruh oleh faktor pelambaagaan dari berbagaai aspek pelayanan yang di berikan oleh lembagaa intu sendiri akan mempegaruhi aspek layin tetapi pelaayanan daalaam aspek yang lain.

Faktor pelayanaa dalam faktor intu adlah mmeyangkunt kewenangan dan orgaanusasihKewenangan dari pelayana orgaanisasih mampu melakukaan aspek perubahaan dalam organisasih ituh sendirih

  1. Tata kerja (standar operasih prosendur)

Standar operaasih prosedur (SOP) adalah media utma daalam sebua orgaanisasi. SOP atau taata kerja adalah rel bagi orgaanisasih.

  1. FUNGSIH PELAYANAN PUBLIK

Setiamp interaksih pemerintah yang menerapkan pelayaanan public secaara bayik dan berkualintas di pengaruhi ecara baayik daan berkualintas daalam setiamp apa pun yang dillakukan dalam kelakuan organisasih ituh seendirih dan reformasih organisasi

GOOD GOVERNANCE

  • Pengertian good governance

UNDP mendefinisikan bahwa good governance adalah “the exercise of political, economic, and administrative authority a nation’s affair at all level (penerapan kekuasan politik, ekonomi dan administratif untuk megelolah urusan suatu bangsa pada semua tingkat

Prinsip penting dalam peyelenggaraan pemerintahan adalah good governance (pemerintahan yang baik) good governance sebagai tujuan utama dalam penyelenggaraan pelayanan kepadaa masyarakat.

Semua komponen organisasi harus mendukung pencapaian tujuan good governance sistim pemerintahan yang di bangun harus berdasarkan peda kebutuhan masyarakat dan kepentingan umum.

Di samping itu, pengembangan sumber daya aparatur sebagai pemeran strategi dalam penyelenggaraan peleyanan harus menjadi perhatian umum, baik dari aspek pendidikan, peletihan, maupun dari peningkatan kualitasnya.

Begitu juga sarana dan prasarana penunjan, harus mendukung tercapainya tatanan pemerintahan yang baik

  • KONSEP GOOG GOVERNANCE

Good governance adalah salah satu tujuan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan setiap lembaga atau instansi pemerinta saat ini berlomba-lomba dalam melaksanakan penyelenggaraan pelayanan untuk menjadi yang terbaik dengan capaian good governance.

Berbagai kebijakan yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat terus di bangun atas dasar kebutuhan dan kepentingan masyarakat . tidak kalah penting adalah program-program kemasyarakatan juga terus di kembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top