Pendidikan

Book Review Oleh Abi Ibnu Majid


REVIEW BUKU

PELAYANAN PUBLIK

                             

Ditulis Untuk Memenuhi Tugas

Matakuliah Asas-Asas Menejemen

Yang Dibina Oleh Bapak. Hayat.S.AP.M.Si.

Oleh:

Abi Ibnu Majid (21701091050)

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

JURUSAN ADMINISTRASI PUBLIK

2018

 

 

Pelayanan publik merupakan layanan pememerintah terhadap masyarakat dimana  masyarakat akan dilayani oleh pemerintah untuk mendapatkan pelayan yang terbaik. Pelayanan publik merupakan indikator dari kepuasan atau tidak dari masyarakat terhadap pemerintah terhadap pelayan publik yang di berikan oleh pemerintah. Dalam memberi pelayanaan publik terdapat korelasi dan kohesi yang saling berkaitan antara penyelenggara pemerintah dengan pelayanan yang di berikan terhadaap masyaarakat.

Setiap lembaga pemerintah atau publik tidak terlepas pelayanan terhadap masyarakat bagaimana pemerintah memberikan pelayaanan terhadap masyarakat dan akan berhubungan lansung dengan masyarakat. Dalam memberikan lanyanan kepada masyarakat, pemerintah harus memenberi layan yang baik seperti standar operasonal presedur dan di atur dalam UU Nomor 29 tahun 2009 tentang pelayanan publik terhadap masyarakat. Dari uraian di UU No. 25/ 2009 menjelaskan pemerintah harus memberi layanan kepda masyarakat sebaik baik, secara cepat, murah, dan amanah sehinnga masyarakat mempercayai tugas pemerintah sebagai pelayan terhadap masyarakat dan menyediakan saaraah dan prasarna dalam meningkatkan sumberdaya manusia dan meningktakan sumberdaya aparatur yang bertugas untuk memberi pelayaan kepada masyarakat supaya pelayan yang di berikan pemerintah kepada masyaraakat berjalan dengan baik dan efisien.

UU pelayan publik juga menekankan dan mengatur tentang asas-asas umum pelayanan publik yang harus di laksanakan sebaik baiknya oleh aparatur negara. Antara lain kepentingan umum, kepastian hukum, kesamaan hak, keseimbangan hak dan kewajiban, keprofesional/ profesialisme, partipatif, persamaan perlakuan / tidak diskriminasi, keterbukaan, akuntabilitas, perlakuan khusus bagi kelompok rentan, ketetapan waktu, dan kecepataan, kemudahan, dan keterjangkauan.

Dari UU pelaynan publik di atas memberikan penjelsan kepada kita bahwasannya pemerintah memberikan pelayanan publik kepada masyarakat harus adi dan semuanya mendapatkan perlakuan yang sama dari pemerintah karna memberi layanan yang akan di butuhkan oleh masyarakat jika pelayaanan yang di berikaann pemerintah baik maka masyarakat akan percaya kepada pemerintah karna pemerintah memberian pelaayanan yaang baik dan memenuhi kebutukan masyaraakat yang membutuhkan pelayanan terhadap masyarakaat.

Sebagai aparatur negara, berarti bekerja dalam  melayani masyarakat, sebagai palayanan tidak akan di temukan jika aparatur tidak akan memandang bahwa apa yang di kerjakan adalah bagian dari pekerjaan. Sebagai aparaatue negara, berarti bekerja melayani masyarakat.

 

 

 

Setiap organisa mempunyai suatu menejemen dalam menjalankan sesuai sistem yang di jalankan. Organisaasi merupakan wadah yang meengorganisir orang orang di dalamnya dalam membangun kerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Pemimpin itulah mengatur dan mengarankan anggota angotanya sebagai motor penggerak organisasasi. Proses menejemen yang di jalankan dalam sebuah organisasi. Organisasi publik erat kaitan dengan proses menejemen publik, baik secara teori maupun praktik. Karna orientasi yang di bangun adalah publik servis atau untuk kepentingan publik dan masyarakat. Walaupun secara prinsip tidak ada bedanya dengan menejemen lainnya.

Dari menejemen akan berdampak bagi anggota yang berkerja dan mengatur bagaimana  seorang pegawai publik menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan terhadap masyarakat

Dari penjelasan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa menejemen merupakan proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan terhadap organisasi yang di lakukan secara bekerja sama untuk mencapai tujuan, dari kerja samaalah suatu tujuan akan tercapai sehingga untuk mencapi tujuan pemerintah harus bekerja sama untuk mencapi tujuan yang di cita cita oleh masyaraakat yaitu memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Hellriege and slocom dalam silasih 2011 memberikan pengertian menejemen birokrasi adalah suatu menejemen atau pendekatan menejemen dalam pembagian kerja atau jobb kepada setiap anggota organisasi supaya menyelesaikan pekerjaan dangan baik dan tetep, pembagian tugas yang jelas dan tuntas mengikuti prosedur prosedur  dapat menitip beratkan kepada organisasi secarah menyeluruh.

Setiap organisasi mempunyai krasteristik dasar dalam menajalankan organisasi

  1. Pembagian kerja.

Pembagian kerja merupakan hal terpenting dalaam organisasi apalagi dalam birokrasi yang harus menngunakan orang orang yang tepat, pembagian kerja masing masing anggota yang sudah di tentukan dapat memudahkan pengawai dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan aadanya pembangian kerja setiap pegawai sudah tahu job jobnya bagaimana ia bekerja sesuai skil dan kemempuan sehinggaa tidak adanya pengawai tidak bisa menyelesaikan tugas. Pembagian kerja sesuai potensi yang di miliki setiap pekerja  yang mengacu pada kemempuan, potensi dan soff skil yang di miliki oleh setiap pekerja akan memudahka pekerja menyelesaikan pekerjaan secara tepat dan efisien. Jika pembagian kerja tidak sesuai potensi yang di miliki oleh pekerja akan berdamampak sangat buruk di antaranya setiap pekerja tidak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik dan akan berdampak ketidak berhasilan organisasi. Pegawai publik atau birokrasi harus menngunakan orang orang yang tepat sesuai potensi yang di miliki sehingga dapat menyelesaikan suatu pekerjaan atau masalah yang di hadapi dengan baik.

  1. Struktur hierarki

Struktur hierarki akan melehirkan struktur otoritas dimana menentukan tinggat jabaatan menurut jumlah kekuasaaan yang apaada sebush organisasi. Struktur organisasi menetukan siapa yang memiliki hak membuat keputusan menurut kepntingan pada level masing masing setiap kedudukan. Setiap anggota berhak menjalankan apa yang di perintahkan oleh ataasan karna atasaan meruapak pimpinan yang mengaarhkan mereka daalam hal bekerja dan mencapi tujuan dalam berkerja. Setiap anggota bertanggung jawab kepada atasannya jika tidak melaksanakan apa yang di perintahan oleh atasannya. Dan sebagai sorang pemimpin sebagaiharus bisa mengontrol apa yang di lakukan oleh bawahaan dalam mencapai tujuan jika tidak ada pengawasan setiap bawahan bisa melekukan atau menjalankan tugas semaunya sehingga tidak akan tercaapai tujuan yg di cita citakaan.

  1. Aturan dan Prosedur Normal

Merupakan ketentuan ketentuan yang ada pada sebuah organisasi atau hierarki yang berhubungan dalam menjalankan tugasnya setiap organisasi birokrasi untuk menjamin secara hukum kepada setiap pekeraja. Untuk menjalankan suatu kegiatan atau pekerjaan yang ada di suatu organisasi harus mempunyai suatu aaturan atau presedur yang harus di ikuti oleh setiap pekerja yang ada di suatu organisasi, begitu juga terhadap hak dan kewajiban setara dan adil yang harus di berikan oleh pekerja seta memberikan jaminan terhadaap pekerja berupa jaminan terhadaap pengaawai secara hukum. Sehinnga dengan adanya aturan ataau presedur yang ada di dalam orgainsasi dapat meningkatkan kinerja dari setiap pegawai dalam mencapai tujuan yang telah di tentukan dan telah menjadi tujuan dalam organisasi tersebut

  1. Impersonalitas

Setiap pegawai dalam birokrasi harus  bekerja sama dan bertanggung jawab idealnya, aparatur birokrasi harus impornalitas dalam memnjalankan tugasnya. Jika setiap pengawaai bekerjasaama dan bertanggung jawa terhadaap pekerjaan maka dalam menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dan jika ada masalah yang di hadapi maka dengan danya kerjasama dan bertangung jawab maka masalah yang di hadapi dapat di selesaikan dengan tepat. Setiap pengawai mempunyai hak yang sama di depan hukum dan menjalankan kewajiban sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dan aturan yang di terapkan secarah meluruh bagai setiap pegaawai.

  1. Karir berdasarkan prestasi

Organisai birokrasi merupakan tempat pegawai, dan setiap pengawaai mempunya potensi yang masing masing di bidangnya dan setiap pegawai mempunyai jenjang karir yang di bangun tentunya sesuai dengan prestasi yang di milki oleh setiap pegawai. Untuk mendaapatkan karir harus mempunyai prestasi yang bagus. Dengan adanya karir berdasarkan prestasi mempengaruhi setiap pengawai dan meningkatkan kinerjanya daalam bidaangnnya sehinga datangya karir ini di sisi lain sebagai motifasi buat mendaapaatkan  prestasi dengan caaraa meningkatkan kinerja pegawai sehinnga bisa mendapatkan  prestasi yang bagus dan mendorong nilai nilai kreatifitas dan inovasi pegawai dalam ranggka dengan meningkatkan kualitas kerja.

  1. Rasionalitas

Setiap pegawai harus menyelesaikan sutau pekerjaan atau kegiatan secara rasional dan efesiensi, sehinnga jangan sampai setiap pengawai mengambil keputusan asal jadi, namun setiap pegaawai harus mengambil keputusan secara bijak dan secara rasional yaitu logis. Artinya setiap program kegiatan birokrasi yang di jalankan oleh pegawai birokrasi harus berdasarkan aaspek rasionalisasi baik penggunan sumberdaya manusia, sumber daya infratuktur, sumber daya dana, sehinnga tujuan efesiensi dapat dilaakukan dengan baik sehinnga rasionalitas itu berbanding lurus dengan evesiensi dan afettifitas.

 

 

Krakteristik ideal di atas memberikan gambaran komperatif tentang organisasii birokrasi. Dan secara prinsip bahwa organisasi birokrasi adalah organisasi yang di jalankan oleh aparatur untuk menjalankan tugasnya sehingga dapat di selesaikaan dengan cepat dan tepat.

Jika semuanya akan di jalankan dengan baik pelayanan  publik yang di berikan oleh pemerintah akan baik karna tidak adaalah pernamasaalaah yang membuat gagalnya pemerintah dalaam hal memberikan pelayanan publik terhadaap maasyarakat, sehinga membuat masyarakat tidak percaya atas kinerja yang di berika oleh pemeriintah terhadap mereka. Masyarakaat sebetulnya sangat mendambakan  pelayanan yang baik dari pemerintah tehadap mesyarakaat sehinnga apaa yang di butuhkan dapat terpenuhi oleh pemerintah.

Pelayanan publik merupakan menyediakan pelayanan kepada masyarakat dengan kepentingan masyarakat yang membutukan jadi memberikan pelayanan pablik kepada masyarakat adalah pembrian terhadap warga negara baik barang maupun jasa yang secara tepat, cepat, yang terbaik buat masyaraakat. Berbicara mengenai pelayanan pablik tak terlepas dari keberadaan sumber daya aparatur dimana memberikan layanan dan masyarakat sebagai menerima layaanan yg di berikan. Pemberian layanan baik atau buruknya tergantung sumber daya aparatur negara, karna aparatur negara merupakan kunci keberhasilan dari peleyanan yang di berikan, pemberian kualitas yang baik tergantung aparat negara yang memberikan.

Pelayana yang harus di berikan oleh pemerintah sesuai Undang Undang tentang pelayaanan terhadap pemerintah dan karan kepuasan  masyaraakat tentang pelyanan yang di berikan yang di ingainkan oleh masyarakat adalah bagaimana pemerintah memberikan peleyanan kepada masyarakat sesuai dengan undang undang pelayanaan pablik. kerna berhasil atau tidaknya peleyanan yang di berikan kepeda masyarakat di nilai oleh masyarakat itu sendiri. Masyarakat membutukan pelayaan tidak selamanya harus cepat namun bagaimana cara memeberikan peleyanan terhadaap masyarakat dengan baik, karna tolak ukur dari apa yang yang di berikan oleh pemerinaah terhadap masyaraakat adalah sebagai acuan penilaian yang di berikan oleh pemerintah sehingga memberikan kualitas peleyanan terhadap masyarakat berupa janji janji dapaat terlaksaanaakan dengan baik yaitu cepat, berkualitaas, terjangkau dan terukur.

Pelayanan yang di berikan oleh pemerintah yaitu barang dan jasa sangat di butuhkan oleh masyarakat, seperti palayanan jasa yang di berikan pemerintah misalnya rumahsakit yang murah dan berkualitas, sekolah yang baik, pekerjaan yang layak, tempat tinggal, sarana tranportasi dan masih banyak lagi, ini menjadi PR besar bagi pemerintah sehinnga memeberikan suatu peleyanan sesuai dengan apa yang di butuhkan oleh masyarakat. Pemerintah dan masyarakat merupakan dua komponen dimana harus bekerja sama sehingga pemerintah bisa mengetahui apa kebutuhan yang paling mendasar yang di yang harus di utamakan terlebih dahulu. Keduanya saling berinteraksi dalam pelayanan aturan dan dan ketentuan UU dalam berbangsa dan negara sehingga apa yang menjadi impian seluruh masyarakat indonesia yaitu terwujudya masyarakat adil makmur dapat di rasakaan oleh pemerintah sesuai layanan yang di berikan oleh pemerintah terhaadap masyarakat, sehinnga kolaborasi seperti ini menghasilkan kemejuan dan kesejatraaan bangsaa untuk masyarakat.

Kinerja peleyanan pablik merukan hal yang paling penting dalam memberikan peleyanan terhadap masyarakat, yang menilai baik atau buruknya peleyanan yang di berikan oleh pemerintah adalah masyarakat sehinnga pemerintah harus di tuntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat, setiap apa yang di lakukan pemerintah terhadap masyarakat dalam hal memberikat pelayan merupakan tugas dan tenggung jawab menjadi ke wajiban peyelenggara kewajiban terhadap masyaraakat.

Kinerja yang baik di topan dengan kopotensi yang dimili oleh aparatur pelayanan akan menghasilkan sebuah pelayanan yang prima dan profesional. Profesionalitas dan primanya pelayanan tertentu akan berdampak pada keluaran yang di hasilkan, yaitu kepuasan masyarakaat dalam menerima layanan. Kinerja merupakan hasil kerja yang dapat di capai oleh sesorang atau kelompok orang dimana sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab yang melekat dalam diri masing masing dalam rangka mencapai tujuan dari organisasi.

Oleh kerena itu dalam melaksanaakan tugas dan tanggung jawab maka pemerintah harus bertanggung jawab terhadap masyarakat tentang tugas yang di amatkan yaitu bagaimana memberikan suatu pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kenerja merupaka suatu tugas yang harus di selesaikan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dan tanggung jawab. Kinerja berorentasi kepada hasil yang di harapkan bersama sesuai dengan yang sudah di rancanakan untuk di laksanakan dengan sebaik baiknya dan penuh tanggung jawab serta untuk mendapaatkan hasil yang memuaskan. Dan jabatan dalam kinerja menjadi penting sebagai pemahaman terhadaap tugas  dan pokok serta tanggung jawab aparatu peleyanan publik.

Kualitas pelayanan publik merupakan inti dari semua kinerja yang di lakukan. Kualitas yang di berikan kepada masyarakat harus mempunyai kualitas karna memberikan suatu pelayanan yang terpenting adalah kualitas yang di berikan sehinnga indikator dari pelayanan publik adalah keberhasilan pelayanan publik yang di berikan. Kualitas pelayanan publik yang menjadi barometer bahwa pelayanan yang di berikan seuai dengan ke tentuan perundang undangan yaang berlaku. Hal itu juga mengidentifikasi kualitas SDM yang baik, profesional dan bertanggung jawab kompoten.

Kesimpulan:  pelayanan yang harus di berikan oleh pemerintah kepeda masyarakat sesuai dengan undang undang sehingga masyarakat merasa puas akan peleyanan yang di berikan. Pelayan yang di berikan berupa barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, memberikan suatu peleyanan kepeda masyarakat harus dengan baik karna masyarakat tidak hanya menerima pelayanan secara cepat saja namun bagaimana pelayanan di berikan secara baik, seperti cepet, tepet,berkualitas dll. Indikator dari peleyanaa yang di berikan kepeda pemerintah ada masyarakat bagaimana masyarakat merasakan peleyanan yang di berikan oleh pemeerintah, kebehasilan dari tugas pemerinta akan terlihat dari kualitas pelayanan yang di berikan sehinnga akan terwujud masyarakat adil dan makmur bisa di rasakan semua kalangan masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top