Geliat Tanggamus

Pasutri Difabel Bertahan Hidup Dari Menjahit


Tanggamus, www.lampungmediaonline.com – Pasangan suami istri Agung Dian Saputra (27) dan Faridatul Hidayati (32) yang tinggal di pekon Sinarharapan, kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus. Nampak kehidupan sederhana pasangan muda ini berjalan dengan penuh keharmonisan walaupun keduanya merupakan penyandang difabel. Dengan berbekalkan keterampilan yang pernah didapat di salah satu Yayasan, dengan semangat dan kegigihan mereka membuka usaha sebagai penjahit pakaian untuk penyambung hidup.

Pengertian difabel sendiri adalah sesorang yang memiliki kelainan fisik atau mental yang sifatnya mengganggu atau merupakan suatu hambatan baginya untuk melakukan kegiatan sehari hari secara layak atau normal.Sedangkan difinisi dari difabel sendiri adalah suatu kehilangan atau ketidaknormalan baik itu yang bersifat fisiologis, psikologis, maupun kelainan struktur atau fungsi anatomis.Dan pengertian kaum difabel adalah sekelompok orang yang memiliki kemampuan baik fisik, mental, ataupun keduanya yang berbeda dari orang kebanyakan bukan orang yang memiliki kekurangan.

Seperti halnya kehidupan yang di jalani oleh pasangan suami istri Agung Dian Saputra dan Faridatul Hidayati ini, yang mana Agung Dian Saputra sang suami tidak memiliki kaki sebelah kanan dan Faridatul Hidayati sang istri tidak memiliki kaki sebelah kiri, namun kehidupan rumah tangga mereka berjalan dengan penuh kasih sayang dengan usahanya sehari hari sebagai penjahit pakaian yang dibuka di rumah mereka.

Dian sapaan akrabnya, banyak menceritakan suka dan dukanya kehidupan yang mereka alami sebagai kaum difabilitas.

“Dikabupaten Tanggamus ini banyak yang seperti saya hingga kami juga ada perkumpulan yang tujuanya untuk saling mengisi dan saling memotifasi pada intinya kehidupan ini hanya persinggahan dan semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, jadi harus tetap tegar berusaha bersemangat untuk mencapai yang terbaik”, ujar Dian.

Ian kembali melanjutkan ungkapannya dengan nada penuh harap serasa mewakili puluhan bahkan ratusan rekan rekanya yang sama sepertinya sebagai kaum difabilitas khususnya di kabupaten Tanggamus.

“Tapi tentunya bagi kami kalau hanya semangat saja yang membara itu tidak akan cukup, kami sangat mengharapkan ada dukungan dan perhatian dari Pemerintah Daerah untuk dapat memfasilitasi alat sarana dan prasarana bagi kami kaum difabilitas, seperti contoh adanya balai latihan kerja yang dapat menampung dan melatih hingga kami mempunyai ilmu dan keterampilan hingga dapat menciptakan usaha sendiri”, harapnya.

Waktu ditanya bagaimana dengan anak anak mereka yang bersekolah apakah mendapatkan bantuan program pemerintah yang di kenal dengan Program Keluarga Harapan (PKH), dengan polos Dian menerangkan, “untuk program itu tentunya memang sangat bagus dan dibutuhkan bagi kami, tapi ada dari kawan kawan yang belum mendapatkannya, termasuk keluarga saya jangankan PKH kartu BPJS aja belum dapat”, ujarnya sambil sedikit tawa guraunya.

Semoga Pemerintah, khususnya Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Tanggamus dapat memperhatikan, mendukung, menaungi mereka para disabilitas dan difabilitas dengan memberikan pelatihan atau ilmu keterampilan khusus, menjadikan mereka sebagai subyek bukan obyek yang juga akan mengisi sendi sendi pembangunan perekonomian kabupaten Tanggamus untuk maju dan berkembang.(man)

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top