Geliat Waykanan

Waspadai Penyakit Jembaran, Dinas TPHP Berikan Vaksin Pada Sapi


Way Kanan, www.lampungmediaonline.com – Penyakit Jembrana pertama kali muncul dan mewabah di Desa Sangkar Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana Provinsi Bali pada tahun 1964. Pada waktu itu penularannya sangat cepat pada sapi Bali dan kerbau. Dilaporkan lebih dari 26.000 ekor sapi Bali dan sekitar 5.000 ekor kerbau mati.

Penyakit Jembrana merupakan penyakit viral yang bersifat menular pada sapi Bali, ditandai dengan demam, peradangan selaput lendir mulut (stomatitis), pembesaran kelenjar limfe preskapularis, prefemoralis dan parotid, terkadang disertai keringat darah (blood sweating). Kerugian ekonomi yang diakibatkan penyakit Jembrana cukup besar karena kematian di daerah baru bisa mencapai 100% dan dapat mempengaruhi lalu lintas ternak antar pulau. Untuk itu Pemerintah memandang perlu melakukan pengendalian dan penanggulangan penyakit Jembrana.

Untuk itu, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Way Kanan melakukan pelayanan peternakan di Desa Talang Pasundan Indah Kampung Way Tuba dan Kampung Way Tuba Asri Kecamatan Way Tuba Kabupaten setempat, Senin (23/04/2018).

Penanggulangan penyakit jembrana dapat diupayakan dengan cara pencegahan dan pengobatan. Pencegahan dilakukan pada ternak sapi yang sehat agar supaya tidak tertular penyakit. Sedangkan pengobatan dilakukan pada ternak sapi yang sakit agar segera sembuh dan penyakitnya tidak menular ke sapi lainnya. Hanya bangsa sapi Bali baik jantan maupun betina dari semua kelompok umur, peka terhadap penyakit Jembrana.

Sebagai langkah pencegahan penyakit jembara, Dinas TPHP melakukan pelayanan kesehatan berupa pemberian vaksin pencegahan penyakit jembara, pemberian vitamin serta pemberian obat cacing kepada ternak sapi.

Diketahui, penyakit Jembrana menyerang sistim kekebalan tubuh, maka patogenesis penyakit dimulai dari masuknya agen penyakit, masa inkubasi yang ditandai oleh upaya virus memperbanyak diri dalam sel target, gejala klinis dan mati atau kesembuhan. Masa inkubasi berkisar antara 4-7 hari yang diikuti dengan munculnya demam hingga mencapai 41o- 42o C yang berlangsung hingga 5 -12 hari (rata2 7 hari). Pada masa demam akan terjadi penurunan limposit terutama sel limposit B dan trombosit.

Selain melakukan pemberian vaksin sebagai pencegahan penyakit jembara, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan juga melakukan penanganan gangguan reproduksi serta pemberian inseminasi buatan kepada para sapi yang diharapkan dari kegiatan tersebut Kabupaten Way Kanan bebas dari penyakit jembara dan populasi sapi di Kabupaten Way Kanan dan pendapatan peternak meningkat.(hum/hadi)

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top