Kesehatan

Mengenal Penyakit Asam Urat Sebelum Terlambat


Go Dok, www.lampungmediaonline.com  Para penderita penyakit asam urat umumnya ditandai dengan pembengkakan di beberapa bagian tubuh, seperti jari tangan, telapak kaki, lutut, siku, hingga pergelangan tangan dan kaki. Namun, jangan salah, mereka para penderita diabetes tidak hanya menderita karena bengkak, lho! Bagian tubuh yang membengkak juga akan terasa sakit jika tersentuh atau digerakkan. Akibatnya, para penderita penyakit asam urat seringkali merasa kesulitan untuk berjalan atau melakukan aktivitas lainnya. Mengerikan sekali, bukan? Untuk menghindari terjadinya penyakit asam urat, Anda perlu memahami terlebih dahulu mengenai penyebab dan risiko usianya.

Apa itu penyakit asam urat?

Penyakit asam urat, dikenal juga sebagai uric acid atau goutmerupakan penyakit yang disebabkan oleh tingkat asam urat yang tinggi, alias hyperuricemia karena kandungan asam urat berlebih di dalam darah. Asam urat merupakan produk yang dihasilkan oleh tubuh ketika kandungan purin dalam makanan melalui proses pencernaan. Nah, jika zat purin menumpuk, maka munculah kandungan asam urat yang berlebihan pada tubuh. Lalu, ketika asam urat menumpuk di sekitar sendi, gejala penyakitnya akan timbul pada sendi-sendi tersebut. Maka tak heran, saat mengalami asam urat, Anda akan merasakan bagian tubuh atau sendi membengkak, nyeri, dan bahkan terasa panas.

Lalu, sama kah penyakit ini dengan rematik?

Jawabannya, tidak! Karena Artritis rhematoid, atau yang biasa disebut rematik, merupakan penyakit yang ditandai dengan peradangan pada sendi-sendi di beberapa bagian dalam tubuh yang pada akhirnya akan membuat pasien mengalami perubahan bentuk pada sendi.

Perbedaan keduanya dapat Anda amati melalui gejala nyeri yang timbul. Ahli rheumatologi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, dr. Andry Reza Rahmadi, SpPD, M.Kes, menyatakan bahwa nyeri sendi pada asam urat cenderung hanya terjadi pada satu bagian tubuh saja. Sedangkan penyakit rematik akan lebih bersifat simetris, dalam artian jika sendi kanan Anda terkena rematik, sendi kiri juga akan turut terkena.

Siapa sajakah yang rentan terkena asam urat?

Tahukah kamu, faktanya, sekitar 1 dari 5 orang memiliki risiko yang tinggi untuk terkena penyakit asam urat. Penyakit ini lebih rentan menyerang laki-laki yang berusia di atas 30 tahun daripada perempuan. Pada penderita perempuan, penyakit ini berisiko muncul setelah masa menopause.

Penyebabnya?

Tak bisa dipungkiri, umur adalah salah satu penyebab yang paling umum. Namun nyatanya selain itu, pola hidup dan makan yang tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko terkena asam urat, lho.

 

Lalu saja solusinya?

Berikut beberapa kebiasaan konsumsi Anda sehari-hari yang harus Anda hindari :

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi, seperti daging merah, jeroan (hati, jantung, paru, usus), dan sajian bahari (kerang, udang, kepiting, ikan teri) dapat mengakibatkan penumpukan zat asam urat di dalam tubuh.
  • Meminum minuman yang mengandung pemanis, baik buatan maupun alami, secara terus menerus.
  • Sering mengonsumsi obat-obatan seperti niacin, aspirin, obat penyakit Parkinson(levodopa), obat-obatan kemoterapi, serta obat-obatan penurun tekanan darah.

Selain pola hidup, masalah kesehatan tubuh Anda juga dapat memicu penumpukan asam urat. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, hipotiroidisme, leukemia, obesitas, dan masalah lainnya, Anda kemungkinan mengalami asam urat meskipun pola hidup Anda sudah sehat. Untuk mengurangi risiko penyakit asam urat, ubahlah secara perlahan kebiasaan Anda untuk menghindari hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya. Selamat mencoba!

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top