Sastra

PUISI-PUSI WINDA PUSPITASARI

Keterangan Foto : Winda Puspitasari, lahir di Jawa Barat 12 November 1997. Mahasiswa Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

 

 “ANTARA HUJAN DAN KENANGAN”

Rintik hujan membasahi bumi pertiwi

Bersamaan kenangan datang menjeruji

Gejolak rindu hadir mengiringi

Ingatan kelam menggenang dalam ilusi

 

Aliran nadi menusuk hati merajut sepi

Menerobos relung jiwa yang terpatri

Merambat dalam sendi sanubari

Menjalar tak dapat terpungkiri

 

Kenapa namamu membawa banyak rindu?

Mungkin karena kau terdiri atas senyawa cinta!

Merajut menjadi molekul cerita dan perlahan kian membara

Membakar rindu yang ada

 

Ada apa dengan rindu?

Mungkin ada hasrat di ujung temu!

Rindu, apakah kau ilusi?

Tak dapat kutemui rupamu

Tapi kurasakan sepenuh hati

 

Aku tak bisa berkata lagi

Rindu telah membungkam segalanya

Mulut yang penuh kepalsuan

Tanpa suara

Tanpa rasa

Tanpa kata

 

Apa yang salah dengan rindu.?

Dari hujan tergenang kenangan

Dari kenangan menjadi rindu

Dari rindu menjadi pilu

Dari pilu menjadi dusta

Dari dusta menjadi lara

Dan lara mengingatkan luka lama

 

Kau merubah rindu menjadi angan semu

Angan di mana kau dan aku tak dapat menyatu

Sirna

 

Yogyakarta, 03 November 2017

“RASA YANG HILANG”

Luka memanah qalbu

Mematahkan pilar-pilar rindu

Rindu dekapan hangatmu

Rindu desahan napasmu

Yang dulu menggebu kini mengambigu

 

Gambaran jiwa yang pilu

Bagai langit meratap sendu

Kala cintamu yang menghilang

Sakit pun datang menjelang

 

Bersama malam

Kudekap lirih kepenatan sendirian

Tanpa rembulan

Tanpa kilauan bintang

Tanpa suara

Tanpamu disisiku.

 

Kau harus tahu

Kau lah kandil kemerlap

Pelita jendela di malam gelap

Pelipur lara di kala senyap

Sosok semu penyelinap sendi-sendi harap

 

Yogyakarta, 07 November 2017

“RINAI CINTA”

Rinai hujan dimatamu

Membuat hatiku pilu

Terkikis menjadi satu

Melebur tak menentu

 

Aku masih ingat

Kau bilang aku satu-satu nya

Perempuan yang kamu cinta

Penyemangat di kehidupan nyata

Penyejuk dalam realita

 

Bagiku kau adalah pelita kehidupan

Penerang jiwa di kala hampa

Tempatku mengadu dikala rindu

Tempatku memuja dikala bahagia

Tempatku bersua dikala duka

 

Lalu, maukah kau mulai bercerita?

Tentang hati, tentang cinta

Tentang aku dan kamu menjadi kita

 

Yogyakarta, 30 Oktober 2017

“RINDU KELAM”

Semburat surya di langit jingga

Menerobos relung hati yang hampa

Sinarnya hangatkan jiwa

Mendambakan nyatanya cinta

 

Hati berjuntai fana

Ambangkan rindu yang masih ditunggu

Harapkan cinta yang belum tertata

Asmara yang dulu tertanam di hati

Kini sirna seiring dengan kepergiannya

 

Kuncup rindu yang dulu mekar

Kini layu karena tak tersiram embun pagi

Waktu terus berjalan

Anganpun kadang melayang

Teringat masa silam

Saat rindu masih menggebu dan hamparan cinta masih membentang

Kini ku terhampar dalam keheningan

Menanti asa yang belum menjelma

Gelisah kadang merambat

Menyelinap sendi-sendi kalbu yang haru

 

Aku berharap

Suatu saat cinta pun akan menetap

dan tak akan sirna lagi

 

Yogyakarta, 04 November 2017

*Winda Puspitasari, lahir di Jawa Barat 12 November 1997. Mahasiswa Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Aktif di Organisisi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Memulai Menulis Puisi Dibawah Naungan Rumah Sastra Janaka Art Humaniora Park.(lis/sior)

 

 

LAMPUNGMEDIAONLINE.COM adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp / Hp: 0721370156 / 081379029052
E-mail : redaksi.lampungmedia@gmail.com

Statistik

Copyright © 2017 LampungMediaOnline.Com. All right reserved.

To Top